Pandu Sjahrir Bocorkan Jurus Danantara Bidik Saham Unggulan, Investor Merapat!

Pandu Sjahrir Bocorkan Jurus Danantara Bidik Saham Unggulan, Investor Merapat!

Haluannews Ekonomi – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) secara transparan membeberkan strategi alokasi dananya di pasar modal. Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, dalam acara Indonesia Economic Outlook pada Jumat (13/2/2026), mengonfirmasi bahwa institusi tersebut akan mengarahkan sebagian besar investasinya ke ekuitas publik.

COLLABMEDIANET

Pandu menjelaskan bahwa sekitar 50% dari total alokasi dana Danantara akan difokuskan pada investasi bersifat publik. "Ini merupakan bagian integral dari alokasi aset strategis kami. Dana tersebut dapat disalurkan ke instrumen obligasi maupun ekuitas publik," terang Pandu. Ia menambahkan, "Yang terpenting, ketika berinvestasi di ekuitas publik, kami harus memastikan bahwa perusahaan yang dipilih memiliki kualitas fundamental yang prima."

Pandu Sjahrir Bocorkan Jurus Danantara Bidik Saham Unggulan, Investor Merapat!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Lebih lanjut, Danantara menegaskan komitmennya untuk hanya membidik saham-saham dengan fundamental yang kokoh, valuasi yang menarik, serta likuiditas yang tinggi. "Aspek likuiditas sangat krusial, agar kami memiliki fleksibilitas untuk masuk dan keluar dari posisi investasi," tegas Pandu, menggarisbawahi pentingnya kemampuan adaptasi di pasar.

Meski demikian, Pandu mengungkapkan bahwa Danantara telah aktif berinvestasi di pasar modal secara berkelanjutan. "Kami telah memulai investasi, namun memang kami memilih pendekatan yang lebih senyap. Informasi yang terlalu terbuka dapat memengaruhi dinamika pasar," jelas Pandu, mengisyaratkan strategi untuk menjaga stabilitas.

Pandu kembali merinci tiga pilar utama dalam pemilihan saham Danantara: fundamental, likuiditas, dan valuasi. "Untuk saham di Indonesia, kami secara konsisten mencari perusahaan dengan fundamental yang solid, likuiditas pasar yang optimal, dan tentu saja, valuasi yang atraktif," pungkasnya, menegaskan prinsip kehati-hatian dalam setiap keputusan investasi.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar