OJK Bongkar Rahasia Free Float Jumbo, Investor Wajib Simak!

OJK Bongkar Rahasia Free Float Jumbo, Investor Wajib Simak!

Haluannews Ekonomi – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersiap meluncurkan daftar pemegang saham dengan konsentrasi tinggi (high concentration shareholder). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi kepemilikan saham dan mengungkap potensi afiliasi tersembunyi di pasar modal Indonesia, sebuah inisiatif yang diharapkan membawa angin segar bagi integritas pasar.

COLLABMEDIANET

Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menjelaskan bahwa melalui mekanisme baru ini, regulator akan menyajikan data dan informasi kepada publik mengenai keterkaitan atau konsentrasi afiliasi antar pemilik saham suatu emiten. Ini menjadi krusial mengingat adanya celah yang selama ini berpotensi menyesatkan investor.

OJK Bongkar Rahasia Free Float Jumbo, Investor Wajib Simak!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Hasan menyoroti bahwa selama ini, suatu saham bisa saja tampak memiliki porsi free float yang besar di mata publik. Namun, ia menambahkan, tidak ada larangan jika para pemegang saham publik tersebut ternyata memiliki hubungan afiliasi satu sama lain. Kondisi ini menciptakan ilusi free float yang besar, padahal secara substansi terdapat konsentrasi kepemilikan yang signifikan. Pernyataan ini disampaikan Hasan usai acara Haluannews.id Market Outlook 2026 di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (3/3/2026).

"Mungkin kalau sekarang free float-nya besar gitu, tapi kan memang tidak ada larangan bahwa di antara pemilik yang free float-nya besar itu sebetulnya ada afiliasi, ada konsentrasi. Nah kalau publik tidak tahu mungkin seolah-olah free float-nya besar," ujar Hasan, menjelaskan potensi kesalahpahaman yang terjadi.

Dengan penerbitan daftar high concentration shareholder ini, OJK berharap transparansi akan meningkat secara signifikan. Publik akan dapat melihat, misalnya, bahwa 95% kepemilikan suatu saham, meskipun tersebar di banyak tangan, sesungguhnya memiliki konsentrasi atau potensi afiliasi antar pemilik besarnya. Ini akan membongkar fakta bahwa pemilik-pemilik besar yang terpisah itu ternyata memiliki keterkaitan atau afiliasi.

Upaya ini diharapkan memberikan gambaran yang lebih utuh dan informasi yang lebih mendalam bagi pelaku pasar sebelum mengambil keputusan investasi. Transparansi ini merupakan bagian integral dari strategi OJK untuk memperkuat tata kelola dan integritas pasar modal.

"Tentu kita harapkan bermanfaat. Investor sekarang menjadi lebih punya informasi yang lebih dalam tentang potensi konsentrasinya itu," tegas Hasan. Meskipun demikian, OJK menyerahkan sepenuhnya keputusan akhir kepada investor. "Bahwa pada akhirnya investor memutuskan tetap membeli, tetap menghold sahamnya tentu keputusan kita kembalikan kepada investor," tutupnya.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar