Misteri Emas 57 Ton Soekarno: Hoaks atau Fakta?

Misteri Emas 57 Ton Soekarno: Hoaks atau Fakta?

Haluannews Ekonomi – Isu mengenai kepemilikan emas batangan seberat 57 ton oleh Presiden Soekarno yang disimpan di Bank Swiss telah beredar luas. Namun, benarkah hal tersebut? Fakta sejarah justru mengungkap cerita yang berbeda.

COLLABMEDIANET

Berdasarkan berbagai sumber sejarah, termasuk wawancara Soekarno dengan jurnalis AS, Cindy Adams, dan pernyataan putranya, Guntur Soekarnoputra, terungkap bahwa Soekarno hidup dalam kondisi ekonomi yang sederhana bahkan hingga kekurangan. Gaji presiden yang diterimanya hanya US$ 220, dan ia tidak memiliki rumah maupun tanah pribadi. Soekarno bahkan pernah mengaku meminjam uang dari ajudannya dan menerima sumbangan piyama dari duta besar karena baju tidurnya robek.

Misteri Emas 57 Ton Soekarno: Hoaks atau Fakta?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Guntur Soekarnoputra, dalam kolom opini di Media Indonesia (26 September 2020), menegaskan bahwa ayahnya tidak memiliki kekayaan berlimpah, termasuk emas batangan dalam jumlah fantastis. Ia bahkan menyebut cerita tersebut tidak masuk akal, mengingat kapasitas penyimpanan emas di Bank Swiss. Sejarawan Indonesia, Ong Hok Ham, juga membantah rumor harta karun Soekarno dalam tulisannya "Kuasa dan Negara" (1983), menjelaskan ketidakmungkinan Soekarno mewarisi kekayaan besar dari kerajaan Mataram Islam, mengingat kondisi keuangan kerajaan tersebut pada masa itu.

Logika sederhana juga mendukung bantahan ini: jika Soekarno memiliki emas dalam jumlah besar, tidak mungkin ia hidup dalam kemiskinan hingga akhir hayatnya. Kesimpulannya, cerita mengenai harta karun emas 57 ton Soekarno tampaknya lebih dekat pada mitos daripada fakta sejarah yang terverifikasi. Informasi ini diharapkan dapat meluruskan persepsi publik mengenai legenda emas Soekarno.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar