Haluannews Ekonomi – Jakarta – PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), entitas yang dikenal sebagai pemegang saham pengendali PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), kembali menjadi sorotan pasar setelah mengumumkan penambahan signifikan pada porsi kepemilikannya. Aksi korporasi ini melibatkan akumulasi saham SCMA sebanyak 2.682.371.500 lembar dalam dua kali transaksi terpisah, sebuah langkah yang mengindikasikan komitmen kuat dan strategi investasi jangka panjang.

Related Post
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diakses oleh Haluannews.id, proses akuisisi saham jumbo ini berlangsung pada tanggal 10 dan 11 Februari 2026. Rinciannya, pada 10 Februari 2026, EMTK mengakuisisi 351.139.000 lembar saham SCMA dengan harga Rp258 per saham. Sehari kemudian, pada 11 Februari 2026, pembelian dilanjutkan dengan volume yang jauh lebih besar, mencapai 2.331.232.500 saham pada harga Rp284 per saham.

Manajemen EMTK secara tegas menyatakan bahwa seluruh transaksi ini dikategorikan sebagai pembelian saham biasa dengan tujuan investasi. Lebih lanjut, dalam laporan tersebut juga ditekankan bahwa EMTK akan tetap mempertahankan statusnya sebagai pihak pengendali dan berkomitmen penuh untuk menjaga kendali atas SCMA. Pernyataan ini memberikan sinyal positif kepada pelaku pasar mengenai stabilitas kepemimpinan dan arah strategis SCMA di masa mendatang.
Dengan rampungnya transaksi ini, struktur kepemilikan EMTK di SCMA mengalami konsolidasi yang semakin kuat. Sebelum aksi borong ini, EMTK tercatat menggenggam 52.068.319.840 saham, yang setara dengan 70,39% dari total saham beredar SCMA. Setelah penambahan miliaran lembar saham tersebut, jumlah kepemilikan EMTK melonjak menjadi 54.750.691.340 saham, merepresentasikan 74,02% dari seluruh saham PT Surya Citra Media Tbk. Peningkatan ini memperkuat dominasi EMTK dan menegaskan keyakinan internal terhadap fundamental serta prospek pertumbuhan bisnis media yang dikelola SCMA.
Bagi investor, langkah EMTK ini dapat diinterpretasikan sebagai indikator kepercayaan tinggi dari pemegang saham pengendali terhadap kinerja dan potensi nilai SCMA di masa depan, yang berpotensi memberikan sentimen positif terhadap pergerakan harga saham di bursa.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar