Haluannews Ekonomi – Emiten raksasa yang terafiliasi dengan konglomerat terkemuka Prajogo Pangestu, PT Petrosea Tbk (PTRO), kembali membuat gebrakan di pasar modal dengan mengumumkan langkah ekspansif. Perseroan secara resmi mengakuisisi dua perusahaan jasa kepelabuhanan laut, PT Vista Maritim Asia (VMA) dan PT Nusantara Arung Samudera, sebagai bagian dari strategi penguatan rantai nilai bisnisnya.

Related Post
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada publik pada tanggal 24 Februari 2026, PTRO, melalui entitas anak tidak langsungnya, PT Petrosindo Sinergi Alur (PSA), yang sahamnya dimiliki lebih dari 99%, telah menuntaskan penandatanganan perjanjian pembelian saham VMA. Dalam transaksi ini, PSA mengakuisisi 55% saham VMA. Rinciannya, 50% saham dibeli dari Lius Kastomo dan 5% dari Jalu Yoga Santoso. Nilai transaksi untuk pengambilalihan VMA ini mencapai Rp550 juta.

Tak hanya itu, PTRO juga memperluas cengkeramannya di sektor maritim dengan mengakuisisi 55% saham PT Nusantara Arung Samudera. Akuisisi ini dilakukan melalui entitas tidak langsung lainnya, PT Petrosindo Sinergi Samudera. Saham tersebut dibeli dari Karen Nathani (45%) dan Maifan Juni Chandra (10%), dengan nilai transaksi yang sama, yakni Rp550 juta.
Manajemen PTRO menjelaskan bahwa VMA merupakan perusahaan yang memiliki fokus utama pada aktivitas pelayanan kepelabuhanan laut. "Pengambilalihan saham ini merupakan langkah krusial untuk memperkuat integrasi rantai nilai kami, khususnya dari ‘pit-to-port’, demi mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan usaha perseroan," demikian pernyataan resmi yang dikutip Haluannews.id dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Rabu (25/2/2026).
Perseroan meyakini bahwa langkah korporasi strategis ini akan memberikan kontribusi positif yang signifikan terhadap peningkatan kinerja operasional di masa mendatang. Lebih lanjut, transaksi ini merupakan bagian integral dari strategi pengembangan operasional jangka panjang untuk mengoptimalkan sinergi antar entitas dalam grup perusahaan. Dengan demikian, PTRO berharap dapat mengukuhkan posisi bisnisnya di sektor maritim dan logistik yang semakin kompetitif.
Menyusul kabar akuisisi ganda ini, saham PTRO menunjukkan respons positif di pasar. Tercatat, harga saham PTRO naik tipis 0,38% menjadi Rp6.675 per lembar pada pukul 14.33 WIB. Kapitalisasi pasar perseroan saat ini mencapai Rp67,32 triliun, mencerminkan kepercayaan investor terhadap strategi ekspansi dan visi jangka panjang perusahaan.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar