Kiyosaki Ramal Kiamat Finansial: 3 Aset Ini Jadi Tameng Anda!

Kiyosaki Ramal Kiamat Finansial: 3 Aset Ini Jadi Tameng Anda!

Haluannews Ekonomi – Ancaman perang dunia kembali menghantui, terutama dengan memanasnya konflik Iran dan Israel. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, strategi keuangan yang tepat menjadi kunci survival. Robert Kiyosaki, penulis buku best-seller Rich Dad Poor Dad, memberikan peringatan keras akan potensi keruntuhan pasar dan depresi hebat berikutnya. Menurut Kiyosaki, tiga aset ini wajib ditimbun sebagai benteng pertahanan finansial.

COLLABMEDIANET

Kiyosaki menekankan pentingnya kepemilikan emas, perak, dan Bitcoin (BTC) sebagai tameng menghadapi badai ekonomi. Ia menuding "tiga serangkai" – Gedung Putih, Departemen Keuangan AS, dan Federal Reserve – sebagai biang keladi krisis yang akan datang. "Ketiga entitas tersebut mengindikasikan kemungkinan depresi hebat, bahkan perang," tegasnya. "Bagi yang siap, depresi ini akan menjadi peluang emas. Bersiaplah, lindungi diri Anda, beli emas, perak, dan Bitcoin!"

Kiyosaki Ramal Kiamat Finansial: 3 Aset Ini Jadi Tameng Anda!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Perlu dicatat, Kiyosaki memang dikenal sebagai kritikus keras pemerintah dan lembaga keuangan. Ia seringkali melontarkan kecaman pedas terhadap Federal Reserve dan lembaga lainnya, bahkan menyebut mereka sebagai "penghancur ekonomi". Menurutnya, ekonomi sedang dalam masalah serius, dan lembaga-lembaga tersebut bukanlah "teman" rakyat.

Haluannews.id melansir dari Finbold, Kiyosaki menilai pemerintah kurang peduli terhadap rakyatnya. Satu-satunya cara melindungi diri, menurutnya, adalah dengan kerja keras, pengeluaran bijak, dan investasi pada aset seperti emas, perak, dan Bitcoin.

Kiyosaki juga dikenal sebagai penentang kebijakan keuangan konvensional dan penganjur pendidikan keuangan. Peringatannya kali ini sejalan dengan pandangannya sebelumnya tentang pentingnya intelijen finansial dan investasi strategis pada tiga kelas aset tersebut. Ia bahkan menyarankan untuk menjauhi aset tradisional seperti uang kertas, saham, obligasi, reksa dana, dan ETF, yang menurutnya hanya cocok untuk kaum miskin dan kelas menengah yang bekerja keras namun tetap miskin.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar