Haluannews Ekonomi – Bank Indonesia (BI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan uang tunai di masyarakat, terutama menjelang momen krusial Ramadan dan Idulfitri 2026. Melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI), BI mengaktifkan kembali layanan penukaran uang baru yang akan dimulai pada 15 Maret 2026. Inisiatif ini diproyeksikan akan mengakomodasi lonjakan kebutuhan uang layak edar untuk Tunjangan Hari Raya (THR) dan angpao keluarga, yang menjadi tradisi tak terpisahkan dari perayaan Lebaran.

Related Post
Untuk mengantisipasi tingginya permintaan uang kartal, BI telah mengalokasikan dana sebesar Rp185,6 triliun. Angka ini mencerminkan peningkatan signifikan dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp180,9 triliun. Peningkatan alokasi ini merupakan langkah strategis untuk menjamin ketersediaan likuiditas uang kartal yang memadai, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan transaksi masyarakat selama periode puncak perayaan keagamaan.

Fasilitas penukaran uang baru ini akan tersebar luas di 2.883 titik layanan di seluruh Indonesia, dengan total 8.755 layanan yang beroperasi berkat kolaborasi erat dengan perbankan nasional. Kanal distribusi yang disediakan meliputi kas keliling, kantor cabang bank umum, serta layanan terpadu di lokasi-lokasi strategis seperti rumah ibadah dan pusat keramaian. Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, layanan terpadu akan diselenggarakan secara intensif pada 12-15 Maret 2026 di GBK Basketball Hall, Senayan, guna mempermudah akses bagi warga ibu kota.
Penting untuk dicatat, mekanisme penukaran uang baru ini mewajibkan masyarakat untuk melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR. Aplikasi yang dapat diakses melalui laman pintar.bi.go.id ini memungkinkan pengguna untuk memilih jadwal dan lokasi penukaran sesuai kuota yang tersedia, memastikan proses yang lebih teratur dan efisien.
Pembukaan kuota pemesanan akan dilakukan dalam dua tahap krusial:
- Tahap I: Untuk wilayah Jawa, kuota dibuka pada 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB. Sementara itu, bagi masyarakat di luar Jawa, kuota akan tersedia pada 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.
- Tahap II: Kuota tambahan untuk wilayah Jawa dibuka pada 26 Februari 2026 pukul 08.00 WIB, dan untuk luar Jawa pada 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.
Sistem PINTAR juga dilengkapi dengan fitur "waiting room" daring yang menyediakan estimasi waktu tunggu secara real time, sehingga masyarakat dapat merencanakan kunjungan dengan lebih baik. BI menegaskan pentingnya membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sesuai dengan data pemesanan saat datang ke lokasi penukaran.
Dengan optimalisasi alokasi uang tunai dan perluasan jaringan layanan, Bank Indonesia berharap distribusi uang rupiah selama momentum Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, merata, dan mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat di berbagai pelosok negeri, sekaligus mendorong perputaran ekonomi yang positif.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar