Jurus Jitu Prabowo: ‘Indonesia Incorporated’ untuk Ekonomi Meroket!

Jurus Jitu Prabowo: 'Indonesia Incorporated' untuk Ekonomi Meroket!

Haluannews Ekonomi – Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan visi strategis ‘Indonesia Incorporated’ dalam forum bergengsi Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026 yang diselenggarakan di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/2/2026) lalu. Konsep ini digadang-gadang sebagai fondasi kolaborasi masif antar seluruh elemen bangsa demi mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

COLLABMEDIANET

Di hadapan para menteri kabinet, duta besar negara sahabat, ekonom terkemuka, akademisi, serta pelaku usaha dari berbagai sektor, Presiden Prabowo memaparkan tiga pilar utama yang akan menjadi kompas kebijakan ekonomi Indonesia ke depan. Pilar-pilar tersebut meliputi: implementasi konsep Indonesia Incorporated sebagai kerangka kolaborasi lintas skala, optimisme terhadap prospek pertumbuhan ekonomi yang tangguh, serta dedikasi tak tergoyahkan terhadap supremasi hukum dan kepastian investasi.

Jurus Jitu Prabowo: 'Indonesia Incorporated' untuk Ekonomi Meroket!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Yang besar, yang kuat, yang menengah, yang kecil, yang kurang, semua bekerja sama. Yang besar maju, tarik yang kurang kuat. Yang kuat tarik yang lemah. Pemerintah yang bersih dan adil bantu yang paling lemah dan paling miskin," tegas Presiden Prabowo, seperti dikutip Haluannews.id pada Minggu (15/2/2026). Pernyataan ini menggarisbawahi filosofi gotong royong dan inklusivitas yang menjadi inti dari strategi tersebut.

Bagi komunitas investor, konsep ‘Indonesia Incorporated’ menawarkan peta jalan kebijakan yang inklusif, mendorong penciptaan nilai tambah di seluruh rantai pasok ekonomi, bukan hanya menguntungkan segelintir pemain besar. Ini berarti peluang investasi akan lebih merata dan berkelanjutan.

Ketika seluruh entitas—mulai dari Danantara sebagai pengelola aset strategis BUMN, korporasi raksasa, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga koperasi di tingkat desa—bergerak serempak dalam satu orkestrasi harmonis, pasar akan memperoleh gambaran yang jauh lebih jelas mengenai arah pergerakan ekonomi Indonesia. Kejelasan arah inilah yang berfungsi sebagai jangkar stabilitas, efektif meredam volatilitas di pasar keuangan dan meningkatkan kepercayaan.

Tiga pesan kunci yang disampaikan Presiden—yakni Indonesia Incorporated sebagai kerangka kolaborasi inklusif, keyakinan kuat terhadap pertumbuhan ekonomi, serta komitmen terhadap kepastian hukum—jika diterjemahkan secara konsisten ke dalam kebijakan operasional, akan menjadi respons strategis yang tepat terhadap sinyal-sinyal yang disampaikan oleh pelaku pasar maupun lembaga pemeringkat internasional.

Perlu dicatat, gagasan ‘Indonesia Incorporated’ ini bukan kali pertama disinggung oleh Presiden Prabowo. Konsep serupa pernah ia sampaikan saat menerima audiensi lima konglomerat terkemuka Indonesia pada Senin (10/2/2026) lalu. Kelima pengusaha tersebut adalah Prajogo Pangestu (Barito Pacific Group), Anthony Salim (Salim Group), Franky Widjaja (Sinar Mas Group), Garibaldi "Boy" Thohir (Adaro Energy), dan Sugianto Kusuma (Agung Sedayu Group), dalam pertemuan di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pada momen tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat ‘Indonesia Incorporated’ sebagai fondasi kerja bersama seluruh elemen bangsa. "Di momen itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yang berarti bahwa kolaborasi erat seluruh sektor, yakni antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing nasional serta mempercepat pembangunan ekonomi," ungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, menjelaskan esensi dari visi tersebut.

Strategi ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang lebih berkeadilan dan berdaya saing tinggi di kancah global.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar