Investor Wajib Tahu! Ini Dia Penentu Lonjakan Pasar Modal Indonesia

Investor Wajib Tahu! Ini Dia Penentu Lonjakan Pasar Modal Indonesia

Haluannews Ekonomi – Jakarta – Optimisme membumbung tinggi di kalangan pelaku pasar modal Tanah Air. Rosan P. Roeslani, CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), menyatakan keyakinannya bahwa direksi baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menjadi katalisator utama dalam menumbuhkan kepercayaan investor, baik domestik maupun mancanegara, terhadap pasar saham Indonesia. Penilaian positif ini diharapkan mampu mendorong performa bursa ke level yang lebih baik.

COLLABMEDIANET

Keyakinan Rosan ini bukan tanpa alasan. Dalam acara "8 Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia" yang berlangsung di Main Hall BEI, Minggu (1/2/2026), Rosan secara spesifik menyoroti kualitas kepemimpinan baru. "Dengan adanya Bu Kiki (Friderica Widyasari Dewi, Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK), Pak Hasan (Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi), Pak Jeffrey (Pjs. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik), bersama Pak Idin (Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia/KPEI) dan Pak Samsul (Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia/KSEI), saya yakin bursa kita akan menjadi lebih baik," tegas Rosan, sebagaimana dikutip oleh Haluannews.id.

Investor Wajib Tahu! Ini Dia Penentu Lonjakan Pasar Modal Indonesia
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Menurut Rosan, pendekatan yang lebih mendalam dan detail dari jajaran direksi baru OJK maupun BEI akan menjadi fondasi kuat untuk membangun kembali dan memperkuat kepercayaan di Pasar Modal Indonesia. Oleh karena itu, BPI Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai inisiatif dan program yang akan diluncurkan dalam waktu dekat oleh otoritas dan SRO (Self-Regulatory Organization) pasar modal.

"Kami di Danantara memiliki kepentingan yang sangat besar di pasar modal, mengingat sekitar 30% dari total kapitalisasi pasar berada dalam portofolio kami," jelas Rosan. Ia menambahkan, penting bagi semua pihak untuk bersama-sama menjaga integritas dan stabilitas SRO yang ada, bekerja sama dengan OJK. Tujuannya adalah memastikan bahwa pasar modal Indonesia benar-benar mencerminkan valuasi yang akurat dan kondisi riil perusahaan, sehingga mampu menciptakan persepsi positif yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan sinergi antara kepemimpinan baru dan dukungan dari para pelaku pasar, harapan akan pasar modal Indonesia yang lebih transparan, efisien, dan terpercaya semakin menguat.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar