Investor Pasar Modal RI Tembus 17 Juta!

Investor Pasar Modal RI Tembus 17 Juta!

Haluannews Ekonomi – Pertumbuhan investor pasar modal Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) per 2 Juli 2025 menunjukkan jumlah investor telah mencapai angka fantastis: 17 juta! Lonjakan ini mencerminkan kepercayaan publik yang semakin kuat terhadap pasar modal domestik.

COLLABMEDIANET

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, dalam acara Market Outlook 2nd Half BRI Danareksa Sekuritas mengungkapkan, penambahan investor mencapai 2,1 juta dalam kurun waktu tertentu. Yang menarik, pertumbuhan ini terjadi meskipun pasar sempat vakum selama libur Idulfitri (28 Maret – 7 April 2025), periode di mana pasar global dilanda gejolak akibat kebijakan tarif Amerika Serikat. Bahkan, lebih dari 38 ribu investor baru membuka rekening saham selama periode tersebut.

Investor Pasar Modal RI Tembus 17 Juta!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Jeffrey menekankan peran teknologi dan optimisme masyarakat sebagai pendorong utama. Kemampuan anggota bursa dalam melayani pembukaan rekening saham, bahkan di hari libur, menjadi bukti nyata kemajuan layanan digital yang semakin memperkuat kepercayaan investor. Ia menambahkan, masyarakat kini semakin memahami resiliensi pasar modal Indonesia, yang mampu bangkit dan melampaui level pra-krisis.

Kontribusi investor ritel juga sangat signifikan. Mereka menyumbang lebih dari 42% dari rata-rata nilai transaksi harian yang mencapai Rp 13,2 triliun. Jeffrey mencontohkan, pada 8 April 2025, 90% saham yang dilepas investor asing berhasil diserap oleh investor ritel domestik. Hal ini menunjukkan kekuatan dan kedalaman pasar ritel Indonesia yang menjadi fondasi pertumbuhan pasar modal ke depan.

Lebih lanjut, Jeffrey menyoroti posisi Indonesia di kancah regional. Pasar saham Indonesia saat ini memiliki kapitalisasi pasar terbesar di ASEAN, dengan kapitalisasi IHSG mencapai Rp 12.132,9 triliun per pukul 15.35 WIB. Angka ini mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pemain utama di pasar modal Asia Tenggara.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar