Haluannews Ekonomi – Pasar modal Indonesia kembali menjadi magnet bagi investor asing. Pada perdagangan kemarin, Kamis (20/11/2025), terjadi arus modal masuk ( net buy) yang signifikan mencapai Rp 1,27 triliun. Aksi beli investor asing ini didominasi pada saham-saham perbankan, dengan Bank Mandiri (BMRI) menjadi incaran utama.

Related Post
BMRI mencatatkan net buy terbesar, mencapai Rp 582,2 miliar. Selain itu, saham-saham perbankan besar lainnya seperti Bank Central Asia (BBCA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Bank Negara Indonesia (BBNI) juga mengalami net buy masing-masing sebesar Rp 199,73 miliar, Rp 154,7 miliar, dan Rp 87,9 miliar.

Secara keseluruhan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,16% atau 13,34 poin, berakhir di level 8.419,92. Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp 19,41 triliun, melibatkan 37,84 miliar saham dalam 2,29 juta kali transaksi. Kenaikan IHSG juga didorong oleh saham-saham milik konglomerat seperti BREN, DSSA, CUAN, VKTR, BUVA dan WIFI.
Sektor utilitas, konsumer non-primer, dan kesehatan menjadi sektor yang mencatatkan apresiasi terbesar. Sementara itu, sektor barang baku, teknologi, dan properti mengalami koreksi. Penguatan saham Bank Mandiri (BMRI) menjadi penopang utama kinerja IHSG dengan sumbangsih 7,48 poin.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar