IHSG Terbang Tinggi! Kapitalisasi Pasar Tembus Rp15.000 T, Ini Rahasianya!

IHSG Terbang Tinggi! Kapitalisasi Pasar Tembus Rp15.000 T, Ini Rahasianya!

Haluannews Ekonomi – Pasar modal Indonesia menunjukkan performa impresif pada perdagangan Senin (23/2/2026), dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat signifikan. Indeks acuan ini ditutup menguat 1,50% atau setara 124,31 poin, mencapai level 8.396,08. Capaian ini menandai rekor tertinggi IHSG sejak gejolak pasar yang dipicu oleh isu MSCI beberapa waktu lalu, sekaligus membawa kapitalisasi pasar kembali menyentuh angka krusial Rp 15.000 triliun.

COLLABMEDIANET

Lonjakan ini didukung oleh dominasi saham-saham yang menguat, tercatat 468 saham naik, berbanding 206 saham yang melemah, dan 142 saham stagnan. Aktivitas perdagangan sangat dinamis, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 24,15 triliun, melibatkan perputaran 49,54 miliar saham dalam 3,04 juta kali transaksi.

IHSG Terbang Tinggi! Kapitalisasi Pasar Tembus Rp15.000 T, Ini Rahasianya!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Menurut data yang dihimpun dari Refinitiv, seluruh sektor industri terpantau bergerak di zona hijau. Sektor perbankan menjadi motor utama penggerak kenaikan IHSG hari ini. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memimpin dengan kenaikan 2,93% ke level Rp 5.275 per saham, menyumbang 11,65 poin terhadap penguatan indeks. Disusul oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang naik 1,56% ke Rp 3.900 per saham, berkontribusi 9,43 poin. Kejutan datang dari PT Bank Mega Tbk (MEGA) yang melesat 25% hingga menyentuh batas auto reject atas (ARA) di Rp 4.130, menambah 9,09 poin bagi IHSG.

Secara teknikal, pergerakan IHSG saat ini berada pada titik krusial, tertahan di resistansi MA20 harian. Apabila indeks gagal menembus level 8.400, potensi konsolidasi dengan support di 7.800 patut diwaspadai. Namun, jika momentum penguatan berlanjut dan berhasil menembus resistansi tersebut, terbuka peluang bagi IHSG untuk menutup gap dan menuju resistansi berikutnya di level 8.700.

Penguatan pasar hari ini tidak lepas dari sejumlah sentimen positif yang mulai meredakan kekhawatiran investor. Dari kancah global, Mahkamah Agung Amerika Serikat pekan lalu membatalkan kebijakan tarif era Donald Trump. Keputusan ini, meskipun belum sepenuhnya menghilangkan kemungkinan kebijakan dagang baru di masa depan, setidaknya memberikan kepastian penting bahwa tekanan tarif besar-besaran seperti yang pernah terjadi telah mereda, menciptakan iklim perdagangan yang lebih stabil.

Di ranah domestik, reformasi pasar modal Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan. Pejabat Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, pada Jumat (20/2/2026) menegaskan komitmen BEI untuk memenuhi seluruh rekomendasi dari penyedia indeks global. "Kami siap memastikan bahwa kami dapat memenuhi seluruh ekspektasi dari global indeks provider. Sudah sesuai (permintaan MSCI), kami akan mendeliver apa yang ada di proposal kami sesuai dengan jadwal," ujar Jeffrey dalam konferensi pers di Gedung BEI.

Kombinasi sentimen positif global dan progres reformasi domestik ini menjadi katalis kuat bagi optimisme investor, mendorong IHSG kembali ke jalur penguatan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar