IHSG Meroket 8.322! BBRI Jadi Pahlawan, Pasar Global Ikut Pesta!

IHSG Meroket 8.322! BBRI Jadi Pahlawan, Pasar Global Ikut Pesta!

Haluannews Ekonomi – Jakarta, 25 Februari 2026 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan hari ini dengan performa impresif, melonjak 0,50% atau setara 41,39 poin, mengakhiri sesi di level 8.322,23. Kenaikan ini menjadi sinyal positif setelah pasar sempat tertekan tajam pada perdagangan sebelumnya, didorong oleh kinerja cemerlang saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) serta sentimen positif dari pasar global.

COLLABMEDIANET

Dinamika pasar hari ini menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi. IHSG sempat melesat lebih dari 1% di awal sesi, kemudian bergerak ke zona merah dengan koreksi hingga 0,25%, sebelum akhirnya kembali menguat dan ditutup perkasa di akhir perdagangan. Total nilai transaksi mencapai Rp 29,89 triliun, melibatkan 52,29 miliar saham yang diperdagangkan dalam 2,84 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun kembali bertengger di atas level Rp 15.000 triliun, menunjukkan kepercayaan investor yang kembali pulih.

IHSG Meroket 8.322! BBRI Jadi Pahlawan, Pasar Global Ikut Pesta!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Sebanyak 336 saham berhasil menguat, mengungguli 335 saham yang melemah, sementara 146 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga. Mayoritas sektor perdagangan menunjukkan kinerja positif, dengan sektor kesehatan, konsumer non-primer, dan industri mencatatkan kenaikan tertinggi.

Saham perbankan raksasa, BBRI, menjadi motor penggerak utama penguatan IHSG hari ini. Dengan kenaikan 2,58% ke level Rp 3.970 per saham, BBRI menyumbang 9,43 poin terhadap indeks. Kontributor positif lainnya termasuk saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Bank UOB Indonesia (BUVA), dan PT Astra International Tbk (ASII). Sementara itu, saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi yang paling ramai ditransaksikan, seiring kabar akuisisi 6% saham BIPI oleh Bakrie Capital.

Euforia positif di pasar keuangan domestik masih terasa kental memasuki perdagangan kedua pekan ini. Para pelaku pasar terlihat cukup matang dalam menyikapi kembali mencuatnya dinamika tarif resiprokal, sehingga reaksi pasar cenderung lebih terukur dan tidak panik.

Sentimen positif juga datang dari pasar Asia-Pasifik yang secara kolektif menguat pada hari Rabu. Reli ini dipicu oleh lonjakan sektor teknologi di Wall Street, yang meredakan kekhawatiran seputar potensi disrupsi akibat kecerdasan buatan (AI) pada industri tertentu. Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,9% pada perdagangan awal. Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak lebih dari 1% mencapai level tertinggi baru, sementara Topix juga menunjukkan kenaikan tipis.

Serupa, indeks Kospi Korea Selatan melesat 1,11% dan berhasil menembus angka 6.000 untuk pertama kalinya. Saham-saham unggulan seperti SK Hynix dan Samsung Electronics masing-masing naik 0,6% dan 0,88%. Indeks Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil juga bertambah 0,16%. Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 26.763, lebih tinggi dari penutupan terakhir HSI di 26.590,32. Harga kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga naik 0,61% menjadi $66,03 per barel.

Di sisi lain Atlantik, indeks utama Wall Street semalam menguat, dipimpin oleh kenaikan saham Advanced Micro Devices (AMD) dan perusahaan perangkat lunak. Saham AMD melonjak 8,8% setelah Meta Platforms mengumumkan kesepakatan multi-tahun dengan perusahaan semikonduktor tersebut. Kemitraan baru ini mencakup penyebaran hingga 6 gigawatt unit pemrosesan grafis (GPU) AMD untuk pusat data AI Meta, dengan Meta juga berinvestasi di AMD melalui waran berbasis kinerja hingga 160 juta saham. Perkembangan ini terjadi seminggu setelah Meta menyatakan akan menggunakan jutaan chip Nvidia dalam pembangunan pusat datanya, yang turut mendorong saham Nvidia naik 0,7%.

Indeks S&P 500 naik 0,77% dan ditutup pada 6.890,07, sementara Nasdaq Composite melonjak 1,04% dan berakhir di 22.863,68. Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 370,44 poin, atau 0,76%, dan ditutup pada 49.174,50, didukung oleh kenaikan hampir 2% pada saham Home Depot setelah pendapatan perusahaan melampaui ekspektasi untuk pertama kalinya dalam setahun. Saham IBM, yang sempat anjlok pada hari perdagangan sebelumnya akibat kekhawatiran AI, juga turut menambah keuntungan Dow. Investor global juga akan menantikan pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump yang dijadwalkan nanti pada hari itu.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar