IHSG Melesat! Analis Haluannews Ungkap Peluang Emas Saham Bank!

IHSG Melesat! Analis Haluannews Ungkap Peluang Emas Saham Bank!

Haluannews Ekonomi – Pasar modal Indonesia menunjukkan performa yang menggembirakan pada perdagangan Rabu, 11 Februari 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melesat signifikan hingga 1,6%, menutup sesi di level 8.261. Penguatan ini tidak sendiri, sebab nilai tukar Rupiah juga turut mengukuhkan posisinya, menguat ke Rp 16.770 per Dolar AS, menandakan sentimen positif yang kuat di pasar keuangan domestik. Kondisi pasar yang bergairah ini tentu memicu pertanyaan krusial bagi para investor: bagaimana prospek pergerakan pasar modal ke depan, dan sektor apa saja yang berpotensi menjadi magnet cuan, khususnya di tengah bayang-bayang isu rebalancing indeks global seperti MSCI dan FTSE yang kerap memengaruhi saham-saham perbankan?

COLLABMEDIANET

Untuk mengupas tuntas dinamika ini, Haluannews.id menghadirkan analisis mendalam dalam program Power Lunch pada Rabu (11/02/2026). Syarifah Rahma berdialog langsung dengan Equity Analyst Haluannews.id, Gelson Kurniawan. Diskusi tersebut berfokus pada identifikasi peluang investasi di tengah tren penguatan IHSG dan Rupiah, sekaligus menimbang potensi risiko dan strategi yang tepat untuk menghadapi fluktuasi yang mungkin timbul dari isu-isu indeks global.

IHSG Melesat! Analis Haluannews Ungkap Peluang Emas Saham Bank!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Menurut Gelson Kurniawan, lonjakan IHSG dan apresiasi Rupiah merupakan indikator kuat kepercayaan pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang resilien. Meskipun demikian, investor disarankan untuk tetap cermat, terutama dalam menyikapi saham-saham perbankan yang memiliki bobot besar dalam komposisi indeks. Isu terkait MSCI dan FTSE, yang seringkali memicu rebalancing portofolio oleh investor institusional global, bisa menciptakan volatilitas jangka pendek. Namun, di sisi lain, Gelson melihatnya sebagai peluang emas bagi saham-saham perbankan dengan fundamental yang kokoh, valuasi yang menarik, serta prospek pertumbuhan kredit yang sehat. Analisisnya menekankan pentingnya mencermati laporan keuangan perusahaan, kebijakan moneter Bank Indonesia, serta proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional sebagai pilar utama pengambilan keputusan investasi.

Dengan demikian, di tengah optimisme pasar yang tercermin dari performa IHSG dan Rupiah, sektor perbankan tetap menjadi sorotan utama. Bagi investor yang mampu membaca sinyal pasar dan melakukan analisis fundamental yang mendalam, potensi keuntungan di tahun 2026 ini sangat terbuka lebar, bahkan di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar