IHSG Melaju Kencang! Intip Saham Pilihan Pemicu Cuan Maksimal

IHSG Melaju Kencang! Intip Saham Pilihan Pemicu Cuan Maksimal

Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa impresif pada perdagangan Rabu (1/4), ditutup menguat signifikan 1,93% ke level 7.184,44. Penguatan indeks ini utamanya didorong oleh performa cemerlang saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) yang melesat 21,60%, diikuti oleh PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan kenaikan 2,94%, serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang menguat 4,76%. Di sisi lain, beberapa emiten mengalami tekanan, seperti PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) yang terkoreksi 3,58%, PT Bank Mega Tbk (MEGA) melemah 6,59%, dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang turun 5,76%.

COLLABMEDIANET

Kendati demikian, aktivitas investor asing di pasar domestik masih menunjukkan kecenderungan arus keluar, dengan nilai jual bersih mencapai Rp162,85 miliar di pasar reguler dan total Rp165,50 miliar di seluruh segmen. Dari perspektif sektoral, optimisme pasar tercermin dari dominasi zona hijau, di mana 10 dari 11 sektor membukukan kenaikan. Sektor industrial menjadi motor penggerak utama dengan lonjakan 6,11%, sementara sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang mengalami koreksi minor sebesar 0,20%.

IHSG Melaju Kencang! Intip Saham Pilihan Pemicu Cuan Maksimal
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Sentimen positif turut merambat dari kancah global, di mana bursa saham Amerika Serikat ditutup perkasa. Indeks Dow Jones naik 0,48% ke level 46.565, S&P 500 menguat 0,72% ke 6.575, dan Nasdaq melonjak 1,16% ke posisi 21.840. Penguatan ini ditopang oleh ekspektasi pelaku pasar terhadap upaya Presiden AS Donald Trump dalam meredakan ketegangan konflik Iran dalam beberapa pekan mendatang. Di regional, Indeks MSCI Indonesia turut menguat 1,44%, meskipun pergerakan ETF Indonesia (EIDO) cenderung terbatas dengan penurunan tipis 0,06%.

Dari ranah korporasi, PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) mematok target pertumbuhan kinerja yang ambisius untuk tahun 2026. Perseroan membidik pendapatan sebesar Rp5,10 triliun, meningkat signifikan dari realisasi Rp4,27 triliun pada tahun 2025. Laba bersih juga diproyeksikan melonjak menjadi Rp700 miliar, dibandingkan Rp623,57 miliar pada periode sebelumnya. Untuk kuartal pertama tahun 2026, manajemen memperkirakan pendapatan berada di kisaran Rp1,1 triliun hingga Rp1,2 triliun.

Optimisme ini berakar pada kinerja solid tahun 2025, di mana pendapatan tumbuh 10,13% secara tahunan menjadi Rp4,27 triliun dari Rp3,88 triliun. Laba bersih juga mengalami peningkatan impresif sebesar 14,94%, mencapai Rp623,58 miliar dari Rp542,50 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh akselerasi permintaan domestik untuk material bangunan premium, efisiensi operasional yang berkelanjutan, serta strategi diversifikasi produk yang strategis. Secara teknikal, saham IMPC menunjukkan momentum penguatan yang kuat dan berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area Rp2.400 setelah berhasil menembus level resistance minor.

Sementara itu, PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) berencana mengucurkan dividen jumbo sebesar Rp200,46 miliar. Keputusan ini menarik perhatian mengingat laba bersih tahun buku 2025 perseroan tercatat Rp132,73 miliar, relatif stabil dibandingkan Rp133,19 miliar pada tahun 2024. Dividen per saham diperkirakan meningkat signifikan menjadi Rp156, jauh lebih tinggi dibandingkan Rp50 pada tahun sebelumnya, dengan rasio pembagian dividen mencapai 151,03%.

Kebijakan dividen ini berimplikasi pada penurunan saldo laba ditahan sebesar Rp70 miliar dari posisi sebelumnya Rp677,67 miliar. Jadwal cum dividen di pasar reguler telah ditetapkan pada 8 April, sementara pembayaran dividen akan dieksekusi pada 24 April.

Haluannews.id merangkum sejumlah rekomendasi saham pilihan untuk perdagangan hari ini, yang dihimpun dari analisis Mega Capital Sekuritas.

Perlu digarisbawahi bahwa seluruh analisis dan rekomendasi saham yang disajikan dalam artikel Haluannews.id ini bersifat informatif dan tidak dapat diartikan sebagai ajakan untuk melakukan pembelian atau penjualan instrumen investasi tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya merupakan diskresi masing-masing investor, disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan finansial pribadi. Oleh karena itu, investor diimbau untuk senantiasa berinvestasi secara cermat dan bijaksana.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar