IHSG Melaju Kencang! 5 Saham Ini Siap Bawa Cuan Maksimal

IHSG Melaju Kencang! 5 Saham Ini Siap Bawa Cuan Maksimal

Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa impresif pada penutupan perdagangan Rabu (18/02), mengakhiri sesi dengan kenaikan signifikan 1,19% dan bertengger kokoh di level 8.310,23. Penguatan ini menandai berlanjutnya tren positif di pasar modal domestik, memicu optimisme di kalangan investor.

COLLABMEDIANET

Aksi beli investor, terutama pada sektor perbankan dan energi, menjadi motor penggerak utama penguatan indeks. Saham-saham kapitalisasi besar seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melesat 3,94%, diikuti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang naik 2,81%, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menguat 1,32%, memberikan kontribusi signifikan. Namun, laju penguatan IHSG sedikit tertahan oleh tekanan jual pada beberapa emiten, di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang terkoreksi 2,99%, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) melemah 3,70%, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun 2,47%.

IHSG Melaju Kencang! 5 Saham Ini Siap Bawa Cuan Maksimal
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Sentimen positif juga diperkuat oleh derasnya arus modal asing. Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp467,27 miliar di pasar reguler, dan total net buy di seluruh pasar mencapai Rp1,44 triliun. Kondisi ini mencerminkan kepercayaan investor global terhadap prospek pasar modal domestik. Seluruh 11 sektor saham mengakhiri perdagangan di teritori positif, dengan sektor transportasi memimpin penguatan tertinggi sebesar 3,25%.

Para analis pasar menilai, momentum penguatan IHSG pasca libur Imlek, yang didukung oleh masuknya dana asing serta kenaikan signifikan pada ETF EIDO sebesar 0,28% dan MSCI Indonesia 0,83%, berpotensi menjadi katalis kuat untuk menjaga tren positif pergerakan indeks pada sesi perdagangan selanjutnya.

Geliat Korporasi: Emas Perdana hingga Tender Wajib Jumbo

Di tengah geliat pasar, kabar positif datang dari sektor pertambangan. PT Merdeka Gold Resources, melalui entitas anak usahanya EMAS, secara resmi mengumumkan penuangan emas perdana (first gold pour) pada 14 Februari lalu di Tambang Emas Pani, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Peristiwa ini menandai dimulainya fase operasi komersial fasilitas peleburan emas perusahaan. Tambang Emas Pani mengadopsi metode heap leach dan menargetkan produksi tahun pertama mencapai 110.000–115.000 ons emas, melampaui target awal 80.000 ons. Ke depan, EMAS juga berencana untuk mengembangkan fasilitas Carbon-In-Leach (CIL) dengan kapasitas 12 juta ton bijih per tahun, yang ditargetkan rampung pada 2028 dan mulai beroperasi paling cepat pada 2029, dengan ambisi produksi mencapai 500.000 ons emas per tahun.

Dari sisi aksi korporasi lainnya, PT Mercury Strategic Indonesia akan melaksanakan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) atas saham PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO). MTO ini mencakup maksimal 5,85 miliar saham atau setara 73,13% dari total saham beredar, dengan harga penawaran Rp183 per saham. Periode penawaran dijadwalkan mulai 19 Februari hingga 20 Maret, dengan pembayaran yang direncanakan pada 30 Maret. Total dana yang disiapkan untuk aksi korporasi ini mencapai Rp1,07 triliun. Menariknya, harga penawaran Rp183 per saham ini berada di atas rata-rata harga saham NATO selama 90 hari terakhir yang sebesar Rp162,38 per saham, meskipun masih jauh di bawah harga pasar terakhir yang tercatat Rp650 per saham pada 18 Februari. Aksi MTO ini merupakan konsekuensi dari perubahan kepemilikan, di mana Mercury resmi menjadi pemegang saham pengendali baru NATO setelah mengakuisisi 2,15 miliar saham atau 26,87% dari PT Karunia Berkah Jayasejahtera dengan nilai transaksi Rp393,45 miliar.

Peluang Cuan: 5 Rekomendasi Saham Pilihan Haluannews.id

Bagi investor yang mencari peluang di tengah volatilitas pasar, berikut adalah lima rekomendasi saham pilihan dari InvestasiKu untuk perdagangan hari ini, sebagaimana dihimpun oleh Haluannews.id:

  1. RAJA

    • Buy 5200-5225
    • Target Price (TP) 5400-5575
    • Stop Loss (SL) 4890
  2. HUMI

    • Buy 260-266
    • Target Price (TP) 276-288
    • Stop Loss (SL) 248
  3. ADMR

    • Buy 1945-1955
    • Target Price (TP) 1990-2030
    • Stop Loss (SL) 1840
  4. LEAD

    • Buy 194-197
    • Target Price (TP) 202-210
    • Stop Loss (SL) 183
  5. ASSA

    • Buy 1210-1220
    • Target Price (TP) 1245-1265
    • Stop Loss (SL) 1140

Disclaimer: Segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar