IHSG Lemas di Bawah 7.900, Powell Jadi Biang Kerok?

IHSG Lemas di Bawah 7.900, Powell Jadi Biang Kerok?

Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Jumat (22/8/2025) dengan sedikit optimisme, dibuka naik 0,25% atau 19,38 poin ke level 7.910. Namun, euforia tersebut tak bertahan lama. IHSG langsung terkoreksi tipis, hingga akhirnya bergerak di kisaran 7.800-an. Aktivitas perdagangan pagi ini terbilang cukup ramai, dengan nilai transaksi mencapai Rp 628 miliar dan 1,28 miliar saham berpindah tangan dalam 85.720 kali transaksi. Dari 770 saham yang diperdagangkan, 276 saham menguat, 140 saham melemah, dan sisanya stagnan.

COLLABMEDIANET

Sentimen domestik dan global menjadi faktor utama yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini. Di dalam negeri, data Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal II-2025 yang kembali mencatat defisit besar menjadi sorotan. Selain itu, rilis data uang beredar (M2) Juli 2025 juga dinantikan sebagai indikator arah likuiditas ekonomi.

IHSG Lemas di Bawah 7.900, Powell Jadi Biang Kerok?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Sementara itu, di kancah global, perhatian tertuju pada Jackson Hole Economic Symposium. Pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, menjadi pusat perhatian investor global. Pernyataan Powell terkait kecepatan dan kedalaman pemangkasan suku bunga AS sangat dinantikan, karena akan mempengaruhi arah kebijakan moneter AS ke depan dan berdampak pada pasar keuangan global, termasuk Indonesia. Pasar memperkirakan peluang The Fed menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan depan mencapai 85%.

Dengan demikian, pidato Powell di Jackson Hole diprediksi akan menjadi katalis utama yang menentukan pergerakan pasar keuangan global sepanjang pekan ini. Ketidakpastian ini tampaknya turut menekan IHSG dan menahannya untuk menembus level psikologis 7.900.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar