IHSG Berdarah! Asing Borong Saham Ini Saat Pasar Berguncang

IHSG Berdarah! Asing Borong Saham Ini Saat Pasar Berguncang

Haluannews Ekonomi – Di tengah gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (15/10/2025), investor asing justru melakukan aksi beli bersih (net buy) pada sejumlah saham. Meskipun IHSG tertekan dan ditutup melemah 0,4% ke level 8.034,65, aktivitas akumulasi saham oleh investor asing menjadi sorotan.

COLLABMEDIANET

Investor asing tercatat melakukan pembelian saham senilai Rp 3,7 triliun dan penjualan sebesar Rp 4,3 triliun, sehingga mencatatkan net sell sebesar Rp 587 miliar. Namun, di balik angka tersebut, terdapat beberapa saham yang menjadi incaran utama investor asing.

IHSG Berdarah! Asing Borong Saham Ini Saat Pasar Berguncang
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Saham Rukun Raharja (RAJA) menjadi yang paling banyak diborong asing dengan nilai net buy mencapai Rp 85,3 miliar. Kendati demikian, saham RAJA justru mengalami penurunan 4,13% ke level 4.640. Selain RAJA, saham Antam (ANTM) juga menjadi incaran investor asing dengan net foreign buy mencapai Rp 61,5 miliar.

Berikut adalah daftar 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan sesi I hari ini:

[Tabel daftar 10 saham dengan net foreign buy terbesar]

Sementara itu, IHSG pada sesi I hari ini ditutup di zona merah, turun 0,4% ke level 8.034,65. Padahal, pada pembukaan perdagangan pagi tadi, indeks sempat menguat 0,51%.

Pada penutupan sesi I, tercatat 467 saham mengalami penurunan, 245 saham menguat, dan 244 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp 14,6 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 19,16 miliar saham dalam 1,62 juta kali transaksi.

Sektor teknologi menjadi pemberat utama bagi IHSG dengan koreksi sebesar -1,8%, diikuti oleh sektor utilitas dan bahan baku yang masing-masing turun -1,77% dan -1,26%.

Sejumlah saham konglomerat juga turut memberikan tekanan pada IHSG, seperti Multipolar Technology (MLPT) milik Grup Lippo yang turun 9,55%. Saham-saham milik Prajogo Pangestu, seperti Barito Renewables Energy (BREN), Barito Pacific (BRPT), dan Chandra Asri Pasific (TPIA), juga masuk dalam daftar saham pemberat utama IHSG. Selain itu, BBRI menjadi beban terbesar dengan kontribusi -8.26 indeks poin.

Dua emiten milik Haji Isam, yakni Jhonlin Agro Raya (JARR) dan Pradiksi Gunatama (PGUN), juga turut menjadi beban indeks setelah sebelumnya mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar