Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil membalikkan keadaan dan kembali menguat pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (30/10/2025). Sempat tertekan di sesi kedua, IHSG akhirnya ditutup menguat 0,22% atau 17,84 poin, mencapai level 8.184,06.

Related Post
Aktivitas perdagangan hari ini cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp 21,81 triliun, melibatkan 36,17 miliar saham dalam 2,28 juta transaksi. Kenaikan IHSG juga berdampak positif pada kapitalisasi pasar yang meningkat menjadi Rp 14.957 triliun.

Sektor energi menjadi bintang utama dengan kenaikan tertinggi, mencapai 2,31%. Sektor konsumer non primer dan finansial juga turut memberikan kontribusi positif dengan kenaikan masing-masing 1,89% dan 0,47%. Saham DSSA dan Bank Mandiri (BMRI) menjadi pendorong utama kenaikan IHSG, dengan kontribusi masing-masing 19,25 dan 13,18 indeks poin. Selain itu, saham GOTO juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 7,14% ke level Rp 60 per saham, menyumbang 8,61 indeks poin.
Pergerakan IHSG hari ini menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi. Setelah dibuka menguat, indeks sempat berbalik arah ke zona merah sebelum akhirnya kembali menguat menjelang penutupan.
Sementara itu, pasar Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Keputusan The Fed untuk memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, sesuai ekspektasi pasar, menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi sentimen investor. Investor juga menantikan pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.
Di kawasan Asia lainnya, indeks Kospi Korea Selatan dibuka menguat, sementara indeks Nikkei 225 Jepang bergerak tipis di bawah garis datar. Indeks S&P/ASX 200 Australia dibuka melemah. Indeks Hang Seng Hong Kong diperkirakan menguat setelah kembali dibuka pasca libur.
Dari Wall Street, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah, sementara indeks S&P 500 terkoreksi tipis. Nasdaq Composite berhasil mencetak rekor baru berkat kenaikan saham Nvidia.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar