IHSG Ambles, Akhir Pekan Suram?

IHSG Ambles, Akhir Pekan Suram?

Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Jumat (6/12/2024) dengan tren negatif, melemah 0,25% ke level 7.294,83. Lima menit berselang, koreksi sedikit berkurang, IHSG turun tipis 0,07% menjadi 7.308,21. Nilai transaksi awal sesi I mencapai Rp 640 miliar, dengan volume 795 juta lembar saham dan 65.596 kali transaksi.

COLLABMEDIANET

Pergerakan IHSG diprediksi lebih volatil menjelang akhir pekan ini. Hal ini didorong oleh rilis data ekonomi domestik dan Amerika Serikat (AS), serta kepastian kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% yang tak lagi ditunda. Pemerintah memastikan kenaikan PPN, namun hanya berlaku untuk barang mewah, seperti mobil, apartemen, dan rumah mewah. Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan detail aturan akan difinalisasi pekan depan. Sementara itu, barang-barang pokok dan jasa publik tetap dikenakan PPN 11%.

IHSG Ambles, Akhir Pekan Suram?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Hari ini, Bank Indonesia (BI) juga akan merilis data Cadangan Devisa Indonesia periode November 2024. Pada Oktober 2024, cadangan devisa mencapai US$ 151,2 miliar, meningkat US$ 1,3 miliar dari bulan sebelumnya. BI menilai cadangan devisa tersebut masih cukup untuk mendukung ketahanan eksternal dan stabilitas ekonomi.

Dari AS, data ekonomi penting yang dirilis meliputi penggajian non-pertanian (non-farm payroll/NFP) dan tingkat pengangguran November 2024. Pada Oktober, penambahan lapangan kerja hanya 12 ribu, jauh di bawah ekspektasi, sementara tingkat pengangguran tetap 4,1%. Data-data ini akan turut mempengaruhi pergerakan IHSG. Akankah IHSG menutup pekan ini dengan tren negatif? Kita nantikan perkembangannya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar