Haluannews Ekonomi – Dinamika kekayaan para taipan di Indonesia selalu menjadi sorotan, dengan fluktuasi nilai aset yang terus berubah. Memasuki paruh pertama tahun 2026, Haluannews.id merangkum daftar 10 individu paling tajir di Tanah Air, berdasarkan data terkini dari Forbes. Angka-angka fantastis ini menunjukkan dominasi sektor-sektor kunci dalam perekonomian nasional.

Haluannews Ekonomi - Dinamika kekayaan para taipan di Indonesia selalu menjadi sorotan, dengan fluktuasi nilai aset yang terus berubah. Memasuki paruh pertama tahun 2026, Haluannews.id merangkum daftar 10 individu paling tajir di Tanah Air, berdasarkan data terkini dari Forbes. Angka-angka fantastis ini menunjukkan dominasi sektor-sektor kunci dalam perekonomian nasional.

Menurut laporan Forbes yang dirilis pada Senin, 16 Februari 2025, Prajogo Pangestu, seorang maestro di sektor petrokimia, menempati posisi kedua dalam jajaran orang terkaya di Indonesia. Pemilik saham mayoritas di emiten-emiten raksasa seperti PT Barito Pacific Tbk (TPIA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) ini, tercatat memiliki kekayaan fantastis mencapai US$29,9 miliar, atau setara dengan sekitar Rp503,36 triliun. Angka ini menempatkannya sebagai salah satu individu dengan harta terbesar di Asia Tenggara.

COLLABMEDIANET

Sementara itu, posisi puncak orang terkaya di Indonesia diduduki oleh Low Tuck Kwong, nakhoda PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Kekayaannya tercatat sebesar US$20,3 miliar, atau sekitar Rp341,5 triliun. Namun, kekayaan Low dikenal sangat fluktuatif. Hal ini disebabkan karena sumber kekayaannya belum terdiversifikasi secara luas, hampir seluruhnya bergantung pada kinerja saham BYAN di pasar modal. Pergerakan harga batu bara dan sentimen pasar terhadap komoditas tersebut sangat mendikte nilai asetnya.

Haluannews Ekonomi - Dinamika kekayaan para taipan di Indonesia selalu menjadi sorotan, dengan fluktuasi nilai aset yang terus berubah. Memasuki paruh pertama tahun 2026, Haluannews.id merangkum daftar 10 individu paling tajir di Tanah Air, berdasarkan data terkini dari Forbes. Angka-angka fantastis ini menunjukkan dominasi sektor-sektor kunci dalam perekonomian nasional.
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Mengikuti di peringkat ketiga dan keempat adalah duo bersaudara legendaris, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono. Kekayaan mereka, yang dicatat terpisah, sebagian besar berasal dari investasi strategis di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Robert Budi Hartono tercatat memiliki US$19,6 miliar, sedangkan Michael Bambang Hartono mengumpulkan US$18,8 miliar. Meskipun dikenal sebagai pemilik Grup Djarum, salah satu produsen rokok kretek terbesar di Indonesia, fondasi kekayaan keluarga ini juga kokoh berkat diversifikasi ke sektor perbankan yang terus tumbuh pesat.

Melengkapi lima besar, Dato Sri Tahir bersama keluarganya berhasil menanjak ke posisi kelima. Pemilik Grup Mayapada ini mencatatkan akumulasi kekayaan sebesar US$10,5 miliar, mengungguli beberapa nama besar sebelumnya seperti Otto Toto Sugiri dan Sri Prakash Lohia. Keberhasilan Tahir menunjukkan kekuatan diversifikasi bisnisnya di berbagai sektor, termasuk perbankan, properti, dan kesehatan.

Penasaran siapa saja yang melengkapi daftar elit ini? Berdasarkan data terbaru dari Forbes Real Time Billionaire, berikut adalah 10 orang terkaya di Indonesia:

  1. Prajogo Pangestu: US$29,9 miliar
  2. Low Tuck Kwong: US$20,3 miliar
  3. Robert Budi Hartono: US$19,6 miliar
  4. Michael Bambang Hartono: US$18,8 miliar
  5. Tahir dan keluarga: US$10,5 miliar
  6. Otto Toto Sugiri: US$9,7 miliar
  7. Sri Prakash Lohia: US$8,5 miliar
  8. Marina Budiman: US$7 miliar
  9. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono: US$6,2 miliar
  10. Agus Projosasmito: US$5,9 miliar

Daftar ini mencerminkan dinamika ekonomi Indonesia yang terus bergerak, dengan munculnya nama-nama baru dan pergeseran posisi di antara para konglomerat.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar