Haluannews Ekonomi – Awas! BEI ‘Rem Darurat’ Dua Saham Volatil, Investor Wajib Simak!

Haluannews Ekonomi -  Awas! BEI 'Rem Darurat' Dua Saham Volatil, Investor Wajib Simak!

Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan penghentian sementara perdagangan (suspensi) dua emiten, PT Hillcon Tbk (HILL) dan PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY), mulai sesi I perdagangan Jumat, 20 Februari 2026. Langkah ini diambil sebagai mekanisme ‘cooling down’ yang krusial untuk menjaga stabilitas pasar dan melindungi kepentingan investor, demikian dilansir Haluannews.id.

COLLABMEDIANET

Keputusan suspensi ini didasarkan pada pergerakan harga saham yang ekstrem dan tidak wajar. Berdasarkan pantauan BEI, saham HILL tercatat mengalami penurunan harga kumulatif yang signifikan dalam periode terakhir, mengindikasikan tekanan jual yang kuat. Sebaliknya, saham LUCY justru menunjukkan lonjakan harga kumulatif yang substansial, memicu kekhawatiran akan potensi spekulasi berlebihan. Suspensi ini berlaku efektif di pasar reguler dan pasar tunai.

Haluannews Ekonomi -  Awas! BEI 'Rem Darurat' Dua Saham Volatil, Investor Wajib Simak!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis, manajemen BEI menegaskan bahwa tujuan utama dari suspensi ini adalah untuk menyediakan jeda waktu yang memadai bagi seluruh pelaku pasar. Jeda ini diharapkan memungkinkan investor untuk menganalisis dan mempertimbangkan kembali informasi yang tersedia secara lebih cermat sebelum mengambil keputusan investasi, sehingga dapat meminimalisir risiko kerugian akibat volatilitas harga yang tidak terkendali.

BEI juga mengimbau kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk senantiasa proaktif dalam memantau dan mencermati setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh kedua perusahaan tercatat tersebut. Transparansi informasi dari emiten menjadi kunci bagi investor untuk membuat keputusan yang rasional dan terinformasi di tengah dinamika pasar.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar