Geger! Danantara Bongkar Seleksi Direksi BUMN: Integritas Bobot 80%!

Geger! Danantara Bongkar Seleksi Direksi BUMN: Integritas Bobot 80%!

Haluannews Ekonomi – Jakarta – Proses pemilihan direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak pihak. Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa seleksi para pemimpin perusahaan pelat merah tersebut dilakukan dengan sangat ketat dan jauh dari kesan ‘asal tunjuk’. Dalam sebuah forum bergengsi, Dony menjelaskan bahwa Danantara menggandeng tiga konsultan profesional serta puluhan panelis ahli dari berbagai bidang untuk memastikan kualitas kandidat. Pernyataan ini disampaikannya dalam acara Haluannews.id Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, pada Selasa (10/2/2026).

COLLABMEDIANET

Dony Oskaria menekankan komitmen Danantara terhadap integritas proses. "Kami menerapkan metode yang sangat fair dan transparan dalam setiap tahapan rekrutmen direksi BUMN," ujarnya, menegaskan bahwa prinsip keadilan dan keterbukaan menjadi pilar utama.

Geger! Danantara Bongkar Seleksi Direksi BUMN: Integritas Bobot 80%!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Lebih lanjut, Dony memaparkan alur seleksi yang berlapis. Tahap awal melibatkan penilaian kompetensi mendalam yang difasilitasi oleh tiga konsultan terkemuka. Setelah berhasil melewati saringan kompetensi dasar, para kandidat kemudian menghadapi sesi wawancara intensif dengan 20 panelis berpengalaman. Mereka terdiri dari 10 Managing Directors (MDs) Danantara dan 10 perwakilan dari BP BUMN. "Narasi bahwa direksi BUMN ditunjuk begitu saja sama sekali tidak benar," tegas Dony, membantah spekulasi yang beredar.

Setelah serangkaian proses seleksi yang ketat, Danantara akan menyusun rekapitulasi penilaian dan mengajukan daftar nama calon direksi yang dinilai paling mumpuni untuk memimpin entitas BUMN. Kendati demikian, Dony menjelaskan bahwa keputusan final terkait pengangkatan Direktur dan Komisaris BUMN tetap berada di tangan BP BUMN sebagai pemegang kewenangan tertinggi. Tak hanya itu, Danantara bahkan tidak ragu untuk mencari talenta terbaik dari kancah internasional. "Kami merekrut individu-individu terbaik, termasuk dari luar negeri. Ada mantan CEO Coca Cola yang kini bergabung dengan Semen Indonesia (SMGR), serta Direktur HR Unilever yang kini berkarya di Telkom Indonesia (TLKM). Ini membuktikan bahwa direksi BUMN diisi oleh beragam profesional kaliber dunia," papar Dony.

Dalam menentukan kriteria awal, Dony menyebutkan bahwa kesesuaian pengalaman dan rekam jejak dengan tanggung jawab pekerjaan menjadi prioritas utama. Namun, ada satu aspek yang sangat krusial dan memiliki bobot penilaian dominan. "Meskipun kompetensi adalah prasyarat mutlak, bobotnya hanya sekitar 20%. Sisanya, 80%, dialokasikan untuk karakter, terutama integritas. Ini sangat penting mengingat mereka akan mengemban amanah mengelola aset negara," jelas Dony, menekankan pentingnya moralitas dalam kepemimpinan BUMN.

Sebagai langkah pamungkas untuk memastikan kualitas dan integritas, Dony mengungkapkan adanya tahap pemeriksaan latar belakang (background checking) yang sangat ketat. "Setelah seluruh asesmen rampung, Bapak Presiden bahkan menugaskan tim khusus untuk melakukan penelusuran latar belakang setiap calon direktur. Ini adalah bukti keseriusan dalam memilih pemimpin BUMN yang bersih dan berintegritas," pungkas Dony.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar