Gebrakan Prabowo: Prihati Pujowaskito Nahkodai BPJS Kesehatan!

Gebrakan Prabowo: Prihati Pujowaskito Nahkodai BPJS Kesehatan!

Haluannews Ekonomi – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melakukan perombakan signifikan pada struktur kepemimpinan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/p Tahun 2026, terjadi pergantian menyeluruh pada jajaran Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan, menandai era baru bagi lembaga vital penyedia jaminan kesehatan nasional ini.

COLLABMEDIANET

Dalam keputusan yang berlaku efektif per 19 Februari 2026 tersebut, Presiden Prabowo memberhentikan dengan hormat seluruh anggota Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan periode 2021-2026. Rotasi kepemimpinan ini diharapkan membawa angin segar dan strategi baru dalam menghadapi tantangan serta peluang di sektor jaminan kesehatan.

Gebrakan Prabowo: Prihati Pujowaskito Nahkodai BPJS Kesehatan!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kepemimpinan Direksi BPJS Kesehatan kini dipercayakan kepada Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama untuk masa jabatan 2026-2031. Prihati akan didampingi oleh tujuh direktur baru yang memiliki beragam latar belakang dan keahlian, yaitu Abdi Kurniawan Purba, Akmal Budi Yulianto, Bayu Teja Muliawan, Fatih Waluyo Wahid, Setiaji, Vetty Yulianty Permanasari, dan Sutopo Patria Jati. Komposisi direksi baru ini diharapkan mampu mengakselerasi program-program strategis dan meningkatkan efisiensi operasional BPJS Kesehatan.

Tidak hanya di tingkat direksi, Dewan Pengawas BPJS Kesehatan juga mengalami perubahan total. Stevanus Adrianto Passat ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengawas, mewakili unsur pekerja. Ia akan bekerja bersama anggota dewan pengawas lainnya, yakni Murti Utami Andyanto dan Rukijo dari unsur pemerintah, Afif Johan dari unsur pekerja, Paulus Agung Pambudhi dan Sunarto dari unsur pemberi kerja, serta Lula Kamal sebagai perwakilan tokoh masyarakat. Keberagaman unsur dalam dewan pengawas ini diharapkan mampu memberikan pengawasan yang komprehensif dan representatif.

Sebelumnya, jajaran direksi yang diberhentikan dengan hormat meliputi Direktur Utama Ali Ghufron Mukti beserta enam direktur lainnya, yaitu Arief Witjaksono Juwono Putro, David Bangun, Edwin Aristiawan, Lily Kresnowati, Mahlil Ruby, dan Mundiharno. Sementara itu, Dewan Pengawas periode sebelumnya yang turut diberhentikan adalah Abdul Kadir (Ketua dari unsur pemerintah), Regina Maria Wiwieng Handayani, Indra Yana, Iftida Yasar, Inda Deryanne Hasman, dan Ibnu Naser Arrohimi.

Pergantian kepemimpinan ini menjadi sorotan utama mengingat peran krusial BPJS Kesehatan dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan struktur kepemimpinan yang baru, publik menaruh harapan besar agar BPJS Kesehatan dapat terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, serta menjaga keberlanjutan finansial program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di tengah dinamika ekonomi dan kesehatan global. Fokus pada peningkatan kepuasan peserta, efisiensi pengelolaan dana, dan perluasan cakupan layanan menjadi agenda utama yang menanti kepemimpinan baru ini.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar