Gebrak Pasar! OJK Buru Pimpinan Baru, Target 2 Minggu Terpilih!

Gebrak Pasar! OJK Buru Pimpinan Baru, Target 2 Minggu Terpilih!

Haluannews Ekonomi – Pasar keuangan nasional tengah menanti babak baru kepemimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kursi-kursi penting di Dewan Komisioner OJK yang kosong kini menjadi sorotan utama, dengan Kementerian Keuangan memegang kendali penuh dalam pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) dan menargetkan pemilihan yang kilat.

COLLABMEDIANET

Friderica Widyasari Dewi, Pejabat Sementara (Pjs.) Ketua sekaligus Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, yang akrab disapa Kiki, menegaskan komitmen OJK untuk menjaga stabilitas dan fungsi pengawasan di tengah dinamika pasar modal. "Sebagai Pjs, saya bertugas memastikan keberlangsungan keseluruhan dari tugas fungsi OJK dapat berjalan dengan baik, sembari melaksanakan program-program yang diperlukan, terutama menyikapi dinamika di pasar modal kemarin," ujar Kiki saat ditemui usai acara Witnessing SNLIK di Bekasi Timur, Senin (9/2/2026). Ia secara lugas menyatakan bahwa ranah pembentukan Pansel sepenuhnya berada di bawah Kementerian Keuangan, di luar kewenangan OJK. Kiki juga menyatakan kesiapan OJK untuk bekerja sama dengan siapapun yang terpilih, serta enggan berspekulasi mengenai potensi calon dari kalangan pejabat karir OJK.

Gebrak Pasar! OJK Buru Pimpinan Baru, Target 2 Minggu Terpilih!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dari sisi pemerintah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah mengonfirmasi bahwa Pansel calon pimpinan OJK periode mendatang telah mulai bekerja. Menkeu Purbaya, dalam keterangannya usai Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 pada Senin (2/2/2026), membeberkan target yang cukup ambisius. "Dimulai prosesnya hari ini sudah mulai jalan. Saya pikir cepat, seminggu ini sudah ada yang disiapkan siapa yang akan jadi ketua, dan dalam waktu dua minggu paling lambat kita sudah punya ketua OJK baru," tegas Purbaya. Pansel ini diamanahkan untuk mengisi kekosongan tiga posisi vital, yakni Ketua Dewan Komisioner OJK yang sebelumnya diemban Mahendra Siregar, Wakil Ketua DK OJK yang ditinggalkan Mirza Adityaswara, serta Anggota Dewan Komisioner OJK Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon, Inarno Djajadi.

Senada dengan Menkeu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menegaskan prioritas utama. Menurut Airlangga, pembentukan Pansel OJK menjadi langkah pertama yang harus dituntaskan sebelum pemerintah fokus pada pemilihan Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Transisi kepemimpinan ini diharapkan dapat memperkuat fondasi stabilitas dan inovasi di sektor jasa keuangan nasional, seiring dengan dinamika ekonomi global dan domestik.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar