Haluannews Ekonomi – Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, BUMN pengelola pelabuhan strategis di Indonesia, melakukan perombakan signifikan dalam jajaran direksi. Langkah ini menandai era baru kepemimpinan dengan penunjukan Achmad Muchtasyar sebagai Direktur Utama. Perubahan ini diharapkan dapat mengakselerasi kinerja dan strategi bisnis perusahaan dalam menghadapi dinamika ekonomi dan logistik global.

Related Post
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman resmi perusahaan, Achmad Muchtasyar kini resmi menakhodai Pelindo. Tak hanya itu, dalam upaya memperkuat struktur kepemimpinan dan efisiensi operasional, Pelindo juga memperkenalkan posisi baru Wakil Direktur Utama, yang dipercayakan kepada Drajat Sulistyo. Inovasi struktural ini menunjukkan komitmen Pelindo untuk memperkuat fondasi manajerialnya.

Sejumlah posisi kunci lainnya juga mengalami penyegaran. Posisi Direktur Operasi yang sebelumnya dijabat oleh Putut Sri Muljanto, kini diamanahkan kepada Prasetyadi. Sementara itu, Farid Padang ditunjuk sebagai Direktur Komersial, mengemban tugas vital dalam pengembangan portofolio bisnis dan pendapatan perusahaan. Boy Robyanto, yang sebelumnya menjabat Direktur Investasi, kini beralih fokus ke Direktur Manajemen Risiko, sebuah langkah strategis untuk memperkuat tata kelola risiko korporasi di tengah kompleksitas bisnis pelabuhan. Selain itu, Hendri Ginting diangkat sebagai Direktur Kelembagaan, mengisi peran penting dalam hubungan antarlembaga dan regulasi, serta Prasetyo mengisi posisi Direktur Pengembangan.
Meski demikian, beberapa direktur tetap melanjutkan tugasnya, memastikan kesinambungan operasional dan strategi yang telah berjalan. Mereka adalah Dwi Fatan Lilyana sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum, Bachtiar Soeria Atmadja sebagai Direktur Keuangan, dan M Suriawan Wakan sebagai Direktur Teknik.
Berikut susunan lengkap jajaran direksi Pelindo yang baru, sebagaimana dilansir dari Haluannews.id:
- Direktur Utama: Achmad Muchtasyar
- Wakil Direktur Utama: Drajat Sulistyo
- Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum: Dwi Fatan Lilyana
- Direktur Manajemen Risiko: Boy Robyanto
- Direktur Keuangan: Bachtiar Soeria Atmadja
- Direktur Teknik: M Suriawan Wakan
- Direktur Komersial: Farid Padang
- Direktur Pengembangan: Prasetyo
- Direktur Operasi: Prasetyadi
- Direktur Kelembagaan: Hendri Ginting
Sosok Achmad Muchtasyar sendiri bukanlah nama baru di kancah BUMN dan sektor energi nasional. Dengan latar belakang pendidikan yang multidisiplin, ia memiliki fondasi kuat untuk memimpin perusahaan sebesar Pelindo. Ia meraih gelar S-1 Teknik Perminyakan dari Universitas Trisakti pada tahun 1997, kemudian memperdalam keahlian manajerialnya dengan S-2 Teknik Industri dari University of New Heaven pada tahun 2000. Tak berhenti di situ, ia juga menempuh pendidikan S-1 Ilmu Hukum di Universitas Bhayangkara pada tahun 2020, menunjukkan pemahaman komprehensif terhadap aspek regulasi dan tata kelola. Terakhir, ia mengukuhkan profesionalismenya sebagai insinyur bersertifikat melalui program Profesi Insinyur di Universitas Gadjah Mada pada tahun 2023.
Sebelum menempati posisi puncak di Pelindo, Achmad Muchtasyar telah mengukir jejak di berbagai posisi strategis. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT PGN Tbk dari Mei 2021 hingga November 2023, di mana perannya krusial dalam pengembangan infrastruktur gas nasional serta penguatan sistem dan teknologi distribusi energi. Pengalaman kepemimpinannya juga terlihat saat ia menjadi Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi di Kementerian ESDM, memimpin perumusan dan implementasi kebijakan strategis di sektor minyak dan gas bumi nasional. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, terlibat aktif dalam pengelolaan distribusi dan niaga energi, termasuk optimalisasi rantai pasok dan transformasi bisnis. Rekam jejak ini membuktikan kapasitasnya dalam memimpin entitas bisnis yang kompleks dan strategis, menjadikannya pilihan yang relevan untuk memajukan Pelindo di tengah tantangan dan peluang industri maritim.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar