Haluannews Ekonomi – Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan saham PT Aviana Sinar Abadi Tbk. (IRSX) dan PT Minahasa Membangun Hebat Tbk. (HBAT) pada Rabu (30/7/2025). Langkah ini diambil setelah BEI mendeteksi adanya aktivitas perdagangan yang tidak lazim (Unusual Market Activity/UMA) pada kedua emiten tersebut.

Related Post
BEI menegaskan bahwa pengumuman UMA ini bukan berarti kedua emiten tersebut telah melanggar peraturan perundang-undangan pasar modal. Tujuan utama dari pengawasan ini adalah untuk melindungi investor, khususnya para pemegang saham IRSX dan HBAT, dari potensi risiko yang mungkin timbul akibat volatilitas harga saham yang tidak wajar.

Untuk IRSX, emiten yang bergerak di sektor teknologi, informasi terakhir yang dipublikasikan adalah mengenai pencatatan saham pada 31 Juli 2025. BEI menyatakan sedang mencermati secara seksama perkembangan pola transaksi saham IRSX. Data pasar menunjukkan saham IRSX dibuka stagnan di harga Rp74 per saham pada perdagangan hari ini. Namun, secara bulanan saham ini telah melonjak 174,07% dan secara year-to-date (YTD) naik 117,65%.
Senada dengan IRSX, saham HBAT yang bergerak di sektor properti juga mendapat perhatian khusus dari BEI. Keterbukaan informasi terakhir mengenai HBAT adalah laporan keuangan interim yang tidak diaudit pada 25 Juli 2025. Pada pembukaan perdagangan hari ini, saham HBAT juga stagnan di level Rp1.300. Akan tetapi, dalam sebulan terakhir saham ini telah melesat 59,09% dan mencatatkan kenaikan fantastis sebesar 200,00% secara YTD.
BEI mengimbau kepada para investor untuk selalu berhati-hati dan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengambil keputusan investasi. Investor disarankan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi dari Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan risiko yang dapat timbul di kemudian hari.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar