Dompet Aman! BNI Guyur Rp 24 Triliun Jelang Lebaran 2026

Dompet Aman! BNI Guyur Rp 24 Triliun Jelang Lebaran 2026

Haluannews Ekonomi – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) telah mengumumkan alokasi likuiditas jumbo senilai Rp 23,97 triliun untuk memenuhi proyeksi kebutuhan transaksi masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah strategis ini diambil guna mengantisipasi lonjakan signifikan dalam penarikan tunai serta aktivitas transaksi lainnya selama periode puncak arus mudik Lebaran yang diproyeksikan berlangsung pada 11-24 Maret 2026, demikian laporan Haluannews.id.

COLLABMEDIANET

Okki Rushartomo, Corporate Secretary BNI, menegaskan bahwa penyediaan dana tunai ini telah dihitung cermat berdasarkan analisis proyeksi peningkatan kebutuhan publik. "BNI berkomitmen penuh untuk memastikan ketersediaan likuiditas yang memadai dan kesiapan jaringan layanan kami, demi menjamin masyarakat dapat bertransaksi secara aman dan nyaman sepanjang bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri," ujar Okki dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (28/2/2026).

Dompet Aman! BNI Guyur Rp 24 Triliun Jelang Lebaran 2026
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dari total alokasi dana tersebut, mayoritas atau sebesar Rp 16,64 triliun didistribusikan untuk pengisian ulang Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Cash Recycle Machine (CRM) yang tersebar luas. Sementara itu, sisa Rp 7,33 triliun disiapkan secara khusus untuk melayani kebutuhan transaksi di seluruh outlet kantor cabang BNI.

BNI memproyeksikan kebutuhan uang tunai harian selama periode krusial ini akan mencapai sekitar Rp 1,71 triliun. Estimasi ini didasarkan pada analisis tren peningkatan transaksi masyarakat, yang meliputi pencairan Tunjangan Hari Raya (THR), lonjakan belanja kebutuhan Lebaran, hingga persiapan logistik untuk perjalanan mudik.

Sebagai bagian dari strategi layanan optimal, BNI juga akan mengoperasikan sejumlah kantor cabang secara terbatas. Sebanyak 23 outlet akan beroperasi pada 20 Maret 2026, dan 32 outlet pada 23 Maret 2026. Layanan operasional terbatas ini akan dibuka mulai pukul 10.00 hingga 12.00 waktu setempat, melayani transaksi esensial seperti setoran BBM Pertamina dan Bulog, penerimaan negara, pemindahan dana antar rekening BNI, serta setoran dan penarikan tunai.

Di luar jaringan kantor cabang, BNI turut mengoptimalkan Layanan Gerak BNI (O-Branch) yang akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis seperti jalur mudik, destinasi wisata, dan pusat keramaian. Tak hanya itu, peran lebih dari 217 ribu Agen46 yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia juga diandalkan untuk mendekatkan akses layanan perbankan kepada masyarakat.

Dalam ranah digital, BNI secara konsisten mendorong pemanfaatan aplikasi wondr by BNI. Hingga akhir Februari 2026, aplikasi ini telah menjangkau 12,7 juta nasabah. Melalui platform digital ini, masyarakat dapat dengan mudah melakukan beragam transaksi mulai dari transfer dana, pembayaran tagihan, pembelian kebutuhan, hingga memantau pengeluaran secara real-time, tanpa perlu mengunjungi kantor cabang.

Dengan kesiapan likuiditas yang mencapai hampir Rp 24 triliun, didukung oleh jaringan layanan fisik yang luas serta inovasi digital yang terintegrasi, BNI memastikan seluruh kebutuhan transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Lebaran 2026 dapat terpenuhi secara lancar, aman, dan efisien. "Kami berkomitmen untuk menghadirkan layanan perbankan yang optimal melalui sinergi kuat antara kanal fisik dan digital, agar kebutuhan finansial nasabah selama periode mudik dan Idul Fitri tetap terlayani dengan baik," pungkas Okki.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar