Dividen WOMF 2025 Anjlok Drastis: Kinerja Keuangan Disorot Tajam!

Dividen WOMF 2025 Anjlok Drastis: Kinerja Keuangan Disorot Tajam!

Haluannews Ekonomi – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF), atau yang dikenal luas sebagai WOM Finance, telah mengambil keputusan signifikan terkait pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Senin, 30 Maret, di Function Hall, Gedung Sentral Senayan 3, Jakarta Pusat, perseroan menyepakati untuk mendistribusikan dividen sebesar Rp12,28 per saham kepada para pemegang sahamnya.

COLLABMEDIANET

Pembayaran dividen ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 2026. Adapun, pemegang saham WOMF yang berhak menerima alokasi dividen tunai tahun buku 2025 adalah mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan per tanggal 10 April 2026.

Dividen WOMF 2025 Anjlok Drastis: Kinerja Keuangan Disorot Tajam!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Angka dividen yang disepakati ini menandai penurunan signifikan, menjadikannya yang terendah dalam empat tahun terakhir. Sebagai perbandingan, WOMF mendistribusikan dividen sebesar Rp22,66 per saham untuk tahun buku 2024, Rp20,37 per saham untuk tahun buku 2023, dan Rp17 per saham untuk tahun buku 2022. Koreksi pada besaran dividen tahun buku 2025 ini tidak terlepas dari performa keuangan WOM Finance yang kurang memuaskan. Perusahaan pembiayaan tersebut melaporkan penurunan laba bersih sebesar 45,79% secara tahunan (year-on-year/yoy), menjadi Rp142,55 miliar pada tahun 2025.

Selain keputusan dividen, RUPST WOM Finance juga mengesahkan beberapa agenda penting lainnya. Ini mencakup persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2026, serta perubahan dalam susunan pengurus perseroan. Rapat juga menetapkan pembagian tugas dan wewenang anggota Direksi untuk tahun buku 2026, serta besaran uang jasa dan tunjangan bagi anggota Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah, dan gaji/honorarium serta tunjangan bagi anggota Direksi untuk tahun buku 2026. RUPST ditutup dengan laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V tahun 2025.

Di sisi lain, RUPS Luar Biasa (RUPSLB) WOM Finance turut membahas agenda strategis. Di antaranya adalah persetujuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan guna menyesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025, serta persetujuan atas rencana untuk mengalihkan hak atau menjaminkan sebagian besar atau seluruh piutang yang dimiliki oleh perseroan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar