Danantara Ungkap Jurus Investasi 2026, DPR Beri Lampu Hijau?

Danantara Ungkap Jurus Investasi 2026, DPR Beri Lampu Hijau?

Haluannews Ekonomi – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) baru saja memaparkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2026 di hadapan Komisi XI DPR RI. Paparan tersebut menuai respons positif, terutama terkait strategi investasi yang dinilai selaras dengan kepentingan nasional.

COLLABMEDIANET

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengungkapkan bahwa roadmap Danantara Investment Management (DIM) yang menjadi panduan strategis Danantara sudah berada di jalur yang tepat. Menurutnya, Danantara mengemban mandat ganda, yaitu menghasilkan imbal hasil berkelanjutan sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Danantara Ungkap Jurus Investasi 2026, DPR Beri Lampu Hijau?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Kami melihat Danantara mulai menunjukkan wujud sebagai sovereign wealth fund yang modern dan profesional. Arah investasi terukur, diversifikasi portofolio kuat, dan orientasinya jelas untuk kepentingan bangsa," ujar Misbakhun, seperti dikutip dari keterangan resminya, Selasa (1/12).

Apresiasi juga diberikan atas pendekatan kehati-hatian yang diterapkan Danantara dalam merancang strategi portofolio. Kombinasi antara investasi strategis jangka panjang dan aset privat dengan arus kas stabil dinilai sebagai fondasi yang kokoh.

Dua proyek strategis yang dipaparkan Danantara, yaitu Proyek Kampung Haji di Makkah dan pembangunan fasilitas waste-to-energy (WtE), juga mendapat sorotan positif. Proyek Kampung Haji dinilai relevan dengan kebutuhan jamaah haji Indonesia yang jumlahnya terbesar di dunia, serta berpotensi menciptakan ribuan lapangan kerja. Sementara proyek WtE dianggap sebagai solusi penting dalam isu ketahanan energi dan pengelolaan sampah. Haluannews.id mencatat, proyek WtE diproyeksikan dapat menciptakan ribuan lapangan kerja dan berkontribusi signifikan terhadap PDB.

Pandu Patria Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara, juga memberikan penjelasan mengenai tata kelola dan kesiapan eksekusi proyek. Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya governance, transparansi, dan kualitas uji tuntas dalam pengelolaan aset publik.

"Ini penting, karena sovereign wealth fund harus punya standar governance yang tidak kalah dari lembaga global," pungkas Misbakhun.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar