Haluannews Ekonomi – Dua kandidat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) siap menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR. Mereka adalah Ricky Perdana Gozali dan Dicky Kartikoyono, yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto untuk menggantikan Doni Primanto Joewono. Uji kelayakan ini berlangsung pada Selasa, 1 Juni 2025.

Related Post
Dicky Kartikoyono, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, mengungkapkan visi-misinya yang fokus pada transformasi digital untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Dalam rapat dengan Komisi XI, ia menekankan perlunya "meretas gelombang" ekonomi yang sedang bergejolak akibat geopolitik, pelemahan pertumbuhan ekonomi global, dan polarisasi ekonomi.

"Kita harus memanfaatkan potensi ekonomi domestik untuk menghadapi tantangan ini," tegas Dicky. Ia melihat transformasi digital dan sistem pembayaran sebagai kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Strategi ini, menurutnya, membutuhkan sinergi antar kementerian, lembaga terkait, dan DPR.
Dicky menyoroti rendahnya produktivitas Indonesia dibandingkan negara ASEAN lain, terutama karena infrastruktur telekomunikasi yang belum merata, khususnya di luar Jawa. Ia juga menyoroti kendala akses pembiayaan bagi UMKM, padahal UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%.
"Transformasi digital, diiringi reformasi struktural, adalah kunci untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ujarnya. Dicky menjelaskan rencana untuk mengidentifikasi setiap transaksi digital melalui infrastruktur dan standar messaging yang terintegrasi, guna meningkatkan keamanan dan integritas sistem pembayaran. Hal ini akan mencakup identifikasi pengguna (payment ID) untuk setiap transaksi.
Dengan visi yang jelas dan strategi yang terukur, Dicky Kartikoyono siap menghadapi tantangan ekonomi global dan membawa Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar