Bumi Resources Siap Panen Untung di Musim Dingin!

Bumi Resources Siap Panen Untung di Musim Dingin!

Haluannews Ekonomi – Penurunan ekspor batu bara belakangan ini memang menekan emiten sektor tersebut. Namun, sebuah angin segar diprediksi akan menerpa emiten batu bara hingga akhir tahun. Reydi Octa, pengamat pasar modal Indonesia, melihat potensi rebound signifikan berkat musim dingin di belahan bumi utara. "Peningkatan permintaan batu bara selama musim dingin bisa menjadi katalis positif yang mendorong penguatan harga dan memperbaiki margin emiten," ujar Reydi kepada Haluannews.id, Selasa (9/9/2025).

COLLABMEDIANET

Menurutnya, sejumlah emiten, termasuk PT Bumi Resources Tbk (BUMI), berpotensi menikmati dampak positif ini secara signifikan. "Dengan cadangan batu bara yang besar, BUMI bisa memanfaatkan peluang ini tanpa perlu terburu-buru meningkatkan produksi. Jika harga acuan batu bara naik, stok BUMI bisa dijual dengan harga tinggi," tegas Reydi.

Bumi Resources Siap Panen Untung di Musim Dingin!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Hal senada disampaikan Christopher Fong, Advisor BUMI. Ia menyebut musim dingin sebagai angin segar bagi perusahaan. "Setelah musim panas di belahan bumi utara berakhir, kami berharap peningkatan produksi dari Indonesia. Tambang KPC East BUMI di Kalimantan konsisten memuat 38 kapal per bulan dengan operasi 24 jam," ungkap Fong.

Fong juga menegaskan optimisme BUMI terhadap target dan harga realisasi batu bara hingga akhir tahun. Ia menekankan posisi BUMI sebagai pengekspor batu bara termal terbesar dan salah satu operator terbesar di dunia. "Meskipun tahun 2025 mengalami penurunan karena beberapa faktor, termasuk peningkatan produksi domestik di negara lain seperti China, kami tetap optimis mencapai target produksi dan pemulihan harga," tambahnya.

Dengan posisi strategisnya di pasar global, BUMI siap memanfaatkan momentum musim dingin untuk meningkatkan kinerja keuangannya. Perusahaan ini diyakini mampu meraih keuntungan maksimal dari peningkatan permintaan batu bara di pasar internasional.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar