Haluannews Ekonomi – Sebuah manuver korporasi menarik terjadi di PT Sinergi Inti Andalan Tbk. (INET) ketika pengendali utamanya, Abadi Kreasi Unggul Nusantara, secara signifikan memperkuat kepemilikan sahamnya. Perusahaan tersebut dilaporkan telah mengakuisisi 40.964.400 lembar saham INET pada tanggal 6 Maret 2026, dengan total nilai transaksi yang mencapai angka fantastis Rp12,45 miliar.

Related Post
Pembelian saham biasa tersebut dilakukan dengan harga Rp304 per lembar, dan kepemilikannya bersifat langsung. Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Haluannews.id pada Senin (9/3/2026), Abadi Kreasi Unggul Nusantara menyatakan bahwa tujuan dari transaksi ini adalah untuk penambahan kepemilikan, sebuah langkah strategis untuk mengukuhkan dominasinya di INET.

Sebelum aksi borong ini, Abadi Kreasi Unggul Nusantara telah menggenggam 13,28 miliar saham, setara dengan 59,38% dari total saham INET. Setelah transaksi, porsi kepemilikan mereka meningkat menjadi 13,32 miliar saham atau 59,56%. Pihak pengendali juga menegaskan komitmennya untuk mempertahankan kendali penuh atas perusahaan.
Ironisnya, di tengah upaya pengendali untuk menambah amunisi saham, kinerja INET di pasar modal justru menunjukkan tren yang kurang menggembirakan. Pada pembukaan perdagangan sesi pertama Senin (9/3/2026), saham INET terkoreksi tajam hingga 9,22%, diperdagangkan pada level Rp262 per saham. Kontradiksi antara aksi korporasi pengendali dan respons pasar ini menjadi sorotan utama bagi para analis dan investor, memunculkan pertanyaan mengenai faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi sentimen pasar terhadap saham INET.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar