Haluannews Ekonomi – Jakarta – Revolusi hijau di sektor industri berat Indonesia semakin nyata dengan hadirnya alat berat berbasis listrik. GM Tractors, salah satu pemain kunci dalam penyediaan alat berat, melihat potensi pasar yang masif untuk teknologi ini, terutama karena janji efisiensi biaya operasional yang fantastis.

Related Post
Direktur Product Support GM Tractors, Surateman, dalam sebuah dialog di Haluannews.id, menggarisbawahi bahwa prospek pemanfaatan alat berat bertenaga listrik di Tanah Air sangat menjanjikan. Hal ini selaras dengan agenda nasional dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV) menuju transisi energi yang lebih bersih. Lebih jauh, Surateman mengungkapkan bahwa adopsi alat berat EV mampu mendongkrak efisiensi perusahaan hingga 85% bahkan 87%, sebuah angka yang sangat signifikan dalam menekan biaya produksi.

GM Tractors sendiri telah bergerak cepat dengan meluncurkan produk alat berat listrik seperti wheel loader dan crawler excavator versi EV. Perusahaan optimis bahwa pada tahun 2025, segmen penjualan alat berat listrik ini akan menjadi tulang punggung kinerja penjualan mereka. Target utama pemasaran adalah perusahaan-perusahaan skala besar, khususnya di sektor pertambangan, yang selama ini dikenal sebagai konsumen BBM dalam jumlah masif. Dengan beralih ke listrik, perusahaan tambang diharapkan dapat memangkas pengeluaran operasional secara drastis. Selain itu, entitas bisnis yang telah memiliki infrastruktur kelistrikan yang kuat juga menjadi pasar prospektif yang dibidik.
Strategi komprehensif GM Tractors dalam mendorong penetrasi alat berat berbasis EV ini dibahas tuntas dalam program Focus On Infra Haluannews.id, yang menghadirkan Surateman dalam sesi dialog bersama Bunga Cinka pada Rabu, 7 Januari 2026. Langkah ini menegaskan komitmen GM Tractors dalam mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus menawarkan solusi ekonomis bagi industri.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar