Badai Cuan! IHSG Melonjak, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp15.000 T

Badai Cuan! IHSG Melonjak, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp15.000 T

Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil perkasa pada perdagangan awal pekan ini, Senin (23/2/2026), dengan melesat signifikan. Pada penutupan sesi pertama, IHSG berhasil melonjak 1,36% atau setara dengan kenaikan 112,28 poin, bertengger di level 8.384,05. Kinerja impresif ini turut mendorong kapitalisasi pasar kembali menyentuh angka fantastis Rp 15.000 triliun, menandai optimisme investor di tengah dinamika pasar.

COLLABMEDIANET

Pergerakan pasar hari ini didominasi oleh sentimen positif, tercermin dari 464 saham yang menguat, berbanding 206 saham yang melemah, sementara 144 saham lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan juga sangat aktif, dengan nilai transaksi mencapai Rp 13,06 triliun, melibatkan 30,49 miliar saham yang berpindah tangan dalam 1,9 juta kali transaksi. Seluruh sektor terpantau berada di zona hijau, dengan sektor perbankan menjadi lokomotif utama penggerak indeks.

Badai Cuan! IHSG Melonjak, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp15.000 T
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Saham-saham perbankan raksasa menjadi penopang utama lonjakan IHSG. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memimpin dengan kenaikan 1,56% ke level Rp 3.900 per saham, menyumbangkan 9,43 poin pada indeks. Tak kalah cemerlang, saham PT Bank Mega Tbk (MEGA) mencatatkan kenaikan fantastis 25% atau menyentuh batas auto reject atas (ARA) ke level Rp 4.130, dengan kontribusi sebesar 9,09 poin. Selain itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga turut berperan penting dalam mendorong kinerja positif IHSG hari ini.

Secara teknikal, pergerakan IHSG saat ini berada di persimpangan krusial, tertahan oleh resistansi MA20 daily di level 8.400. Apabila indeks tidak mampu menembus level tersebut, ada potensi pergerakan konsolidasi dengan level support yang diantisipasi di 7.800. Namun, jika momentum penguatan hari ini berhasil menembus resistansi tersebut, IHSG berpeluang menutup gap dan menuju resistansi selanjutnya di level 8.700.

Penguatan IHSG yang signifikan ini ditopang oleh beberapa sentimen positif yang mulai mewarnai lanskap ekonomi global dan domestik. Dari kancah internasional, kabar baik datang dari Amerika Serikat terkait kebijakan tarif era Donald Trump. Mahkamah Agung AS pekan lalu memutuskan bahwa kebijakan tarif tersebut dinyatakan tidak sah. Keputusan ini memberikan kepastian penting, meredakan tekanan tarif besar-besaran seperti yang terjadi sebelumnya, meskipun kemungkinan adanya kebijakan dagang baru tetap terbuka.

Di ranah domestik, kemajuan reformasi bursa efek Indonesia semakin menunjukkan progres yang menggembirakan. Pejabat Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menegaskan komitmen BEI untuk memenuhi seluruh rekomendasi dari penyedia indeks global. "Kami siap untuk memastikan bahwa kami dapat memenuhi seluruh ekspektasi dari global indeks provider. Sudah sesuai (permintaan MSCI), kami akan mendeliver apa yang ada di proposal kami sesuai dengan jadwal," ujar Jeffrey dalam Konferensi Pers di Gedung BEI, Jumat (20/2/2026), sebagaimana dikutip dari Haluannews.id. Perkembangan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan daya tarik pasar modal Indonesia di mata investor global.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar