Awas! Dunia Ekonomi Bakal Suram!

Awas! Dunia Ekonomi Bakal Suram!

Haluannews Ekonomi – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memberikan peringatan keras terkait perlambatan ekonomi global pasca pelantikan presiden terpilih AS, Donald Trump, pada Januari 2025. Ramalan suram ini disampaikan Perry dalam Seminar Kafegama, Sabtu (14/12/2024). Ia memprediksi pertumbuhan ekonomi dunia akan merosot dari 3,2% menjadi 3,1% pada 2025, dan selanjutnya turun lagi menjadi 3% di tahun 2026.

COLLABMEDIANET

Hanya Amerika Serikat (AS) yang diprediksi tetap tumbuh positif di tahun 2025 dan 2026. Sebaliknya, ekonomi China dan Eropa diramalkan akan mengalami penurunan. Jepang diprediksi mampu bertahan, sementara ekonomi India diperkirakan melambat hingga 5,4% pada 2025.

Awas! Dunia Ekonomi Bakal Suram!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Perry juga memperingatkan peningkatan inflasi di AS dan kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan Federal Reserve (The Fed) hanya sebanyak dua kali pada tahun depan, lebih rendah dari ekspektasi pasar yang memperkirakan empat kali pemangkasan. Kenaikan imbal hasil US Treasury dan penguatan dolar AS akan semakin menarik investasi global ke pasar AS, menurut Perry, situasi ini dipicu oleh suku bunga tinggi dan kekuatan dolar AS.

Ancaman tarif bea masuk tinggi dari Trump terhadap negara-negara dengan surplus perdagangan besar dengan AS, termasuk China, Kanada, Meksiko, Eropa, dan Vietnam, juga menjadi sorotan. "Untuk China, Trump sudah merencanakan tarif minimal 25% tahun depan," tegas Perry. Kebijakan imigrasi yang ketat juga akan berdampak signifikan.

Meskipun Indonesia memiliki surplus perdagangan dengan AS, Perry mengingatkan perlunya kewaspadaan. Ia menyarankan agar Indonesia tidak berhadapan dengan AS melalui jalur WTO atau lembaga internasional lainnya, melainkan dengan pendekatan personal. Strategi yang diusulkan adalah meningkatkan impor dari AS sambil tetap mendorong ekspor, sekaligus menjaga surplus perdagangan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar