Jurus Jitu Pasar Modal RI 2026: Transparansi & Kredibilitas!
Haluannews Ekonomi – Jakarta, Pasar modal Indonesia tengah bersiap menghadapi tantangan dan peluang baru. Dalam sebuah forum strategis bertajuk Market Outlook 2026, yang diselenggarakan oleh Haluannews.id, para pemangku kepentingan utama berdiskusi mendalam mengenai "Capital Market Reform: Integrity and Credibility." Acara ini menjadi wadah krusial untuk membedah arah pasar, mengidentifikasi potensi pertumbuhan, serta menyatukan pandangan dari regulator, pembuat kebijakan, dan pelaku industri investasi terkemuka.

Related Post

Dukungan penuh terhadap penguatan pasar modal nasional ditegaskan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Komisi XI DPR RI menyatakan komitmennya untuk mendukung langkah-langkah otoritas bursa saham dalam memperkokoh kredibilitas dan integritas pasar modal Indonesia. Hal ini menjadi respons strategis terhadap dinamika tantangan global serta tuntutan yang semakin tinggi dari lembaga pemeringkat internasional terkait transparansi data di bursa saham Tanah Air.
Integritas dan kredibilitas pasar modal bukan sekadar jargon, melainkan fondasi esensial untuk menarik investasi, menjaga kepercayaan investor, dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan transparansi data yang lebih baik dan tata kelola yang kuat, pasar modal Indonesia diharapkan dapat bersaing lebih efektif di kancah global dan menjadi destinasi investasi yang lebih menarik.
Diskusi panel yang mencerahkan tersebut dimoderatori oleh Syarifah Rahma, menghadirkan sederet tokoh kunci. Mereka adalah Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi, Pjs Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik, serta Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat. Dialog intensif ini berlangsung dalam rangkaian Market Outlook 2026 yang diselenggarakan oleh Haluannews.id pada Selasa, 3 Maret 2026.
Komitmen bersama dari legislatif, regulator, dan operator pasar modal ini menjadi sinyal positif bagi masa depan industri keuangan Tanah Air. Upaya reformasi yang terkoordinasi diharapkan mampu menciptakan ekosistem pasar modal yang lebih tangguh, adil, dan mampu memberikan kontribusi maksimal bagi perekonomian nasional.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar