Warren Buffett Gigit Jari! Laba Anjlok Dihantam Tarif Trump

Warren Buffett Gigit Jari! Laba Anjlok Dihantam Tarif Trump

Haluannews Ekonomi – Konglomerasi investasi milik Warren Buffett, Berkshire Hathaway, mencatatkan penurunan laba operasional sebesar 4% secara tahunan (year-on-year) pada kuartal II-2025, menjadi US$ 11,16 miliar. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh dampak negatif kebijakan tarif yang diterapkan oleh mantan Presiden AS, Donald Trump.

COLLABMEDIANET

Berkshire Hathaway, yang memiliki berbagai bisnis mulai dari asuransi hingga perkeretaapian, memperingatkan bahwa tarif tinggi yang dikenakan AS terhadap mitra dagang utamanya telah menciptakan ketidakpastian yang signifikan. Dalam laporan keuangan terbarunya, perusahaan menyebutkan bahwa "Masih terdapat ketidakpastian yang cukup besar mengenai hasil akhir dari peristiwa-peristiwa ini," mengindikasikan kekhawatiran mendalam terhadap dampak jangka panjang kebijakan tersebut.

 Warren Buffett Gigit Jari! Laba Anjlok Dihantam Tarif Trump
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Meskipun penurunan laba operasional secara keseluruhan dipengaruhi oleh penurunan underwriting asuransi, unit bisnis perkeretaapian, energi, manufaktur, jasa, dan ritel Berkshire Hathaway justru mencatatkan kinerja yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, perusahaan tetap mengeluarkan peringatan keras tentang potensi konsekuensi negatif dari tarif Trump terhadap berbagai lini bisnisnya.

"Sangat mungkin ada konsekuensi negatif terhadap sebagian besar, jika tidak semua, bisnis operasional kami, serta terhadap investasi kami dalam sekuritas ekuitas, yang dapat secara signifikan memengaruhi hasil kami di masa mendatang," demikian pernyataan resmi Berkshire Hathaway.

Kas perusahaan saat ini mencapai US$ 344,1 miliar, sedikit di bawah rekor tertinggi sebelumnya. Berkshire juga mencatatkan penjualan bersih saham selama 11 kuartal berturut-turut, dengan penjualan ekuitas senilai US$ 4,5 miliar dalam enam bulan pertama tahun 2025.

Selain itu, Berkshire Hathaway mencatat kerugian sebesar US$ 3,8 miliar dari sahamnya di Kraft Heinz, yang telah lama menjadi beban bagi konglomerat tersebut. Dua eksekutif Berkshire bahkan mengundurkan diri dari dewan direksi Kraft Heinz pada bulan Mei lalu.

Laporan pendapatan ini merupakan yang pertama sejak Warren Buffett, yang kini berusia 94 tahun, mengumumkan pengunduran dirinya sebagai CEO pada akhir tahun 2025. Greg Abel, wakil ketua operasi non-asuransi Berkshire, akan menggantikan Buffett sebagai CEO, sementara Buffett akan tetap menjabat sebagai ketua dewan Berkshire.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar