Haluannews Ekonomi – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membuat gebrakan di pasar modal dengan rencana buyback saham senilai Rp 2,49 triliun. Jumlah ini setara dengan 10% dari total modal disetor perusahaan. Langkah berani ini, menurut keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), dilatarbelakangi oleh keyakinan manajemen bahwa harga saham ITMG saat ini belum merefleksikan fundamental dan prospek jangka panjang perusahaan yang solid.

Related Post
ITMG menilai posisi keuangannya yang kuat dan kemampuannya mempertahankan kinerja operasional berkelanjutan sebagai landasan utama keputusan ini. Strategi pengembangan usaha yang agresif juga diyakini akan mendorong pertumbuhan jangka panjang. Buyback diharapkan menjadi sinyal positif bagi pasar, meningkatkan kepercayaan investor, dan memberikan tingkat pengembalian yang lebih baik bagi pemegang saham.

Manajemen ITMG optimistis buyback tidak akan berdampak negatif pada kinerja dan pendapatan perusahaan. Hal ini didasarkan pada saldo laba dan arus kas yang memadai untuk membiayai rencana tersebut. Sumber dana buyback sepenuhnya berasal dari kas internal perusahaan, dan manajemen memastikan penggunaan dana ini tidak akan mengganggu operasional ITMG secara signifikan.
Berikut jadwal rencana buyback ITMG berdasarkan pengumuman RUPS:
- Pengumuman RUPS dan Keterbukaan Informasi: 18 September 2025
- Perkiraan Persetujuan RUPS: 3 November 2025
- Perkiraan Periode Buyback: 4 November 2025 – 4 November 2026
Dengan langkah strategis ini, ITMG berupaya untuk menstabilkan harga saham di bursa dan menunjukkan kepercayaan diri terhadap prospek bisnisnya di masa depan.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar