Haluannews Ekonomi – Presiden Direktur PT Asuransi Bintang Tbk, Hastanto Sri Margi Widodo, baru-baru ini memaparkan strategi jitu industri asuransi dalam menghadapi tantangan ekonomi 2025. Di tengah perlambatan pertumbuhan premi, industri asuransi gencar menerapkan strategi "cost excellence" untuk menekan biaya operasional. Langkah ini menjadi benteng pertahanan menghadapi tekanan ekonomi yang kian menguat. Penerapan PSAK 117 yang berlaku 1 Januari 2025 juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi bisnis secara signifikan.

Related Post
Selain efisiensi, industri asuransi juga melirik potensi pendapatan dari produk asuransi jangka panjang. Salah satu fokusnya adalah mendukung program pemerintah, seperti asuransi cuaca untuk program Food Estate Pak Prabowo dan asuransi untuk program 3 juta rumah. Hal ini menunjukkan bagaimana industri asuransi berupaya beradaptasi dan berkontribusi pada program-program strategis nasional.

Dalam wawancara bersama Haluannews.id (Senin, 05/05/2025), Hastanto menjelaskan secara detail strategi industri asuransi umum di tahun 2025. Ia menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi untuk tetap bertahan dan berkembang di tengah dinamika ekonomi yang penuh tantangan. Pertumbuhan yang berkelanjutan, menurutnya, tidak hanya bergantung pada efisiensi biaya, tetapi juga pada kemampuan untuk menangkap peluang pasar baru yang berpotensi tinggi.
Dengan strategi yang tepat dan dukungan pemerintah, industri asuransi diyakini mampu melewati badai ekonomi dan terus berperan penting dalam perekonomian nasional. Ke depan, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta akan menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan tersebut.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar