Haluannews Ekonomi – Kabar mengejutkan datang dari jajaran direksi PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). Raymond, salah satu direktur perusahaan petrokimia raksasa ini, terpantau melakukan aksi borong saham TPIA sebanyak 50.000 lembar. Transaksi ini dilakukan pada 17 Juli 2025 dengan harga yang cukup menarik, yakni Rp 9.750 per saham.

Related Post
Dengan harga tersebut, Raymond merogoh kocek hingga Rp 487,50 juta untuk menambah kepemilikan sahamnya di TPIA. Sebelum transaksi, Raymond tercatat memiliki 2.050.000 saham atau setara dengan 0,00236% kepemilikan. Setelah aksi borong ini, kepemilikannya meningkat menjadi 2.100.000 saham atau 0,00242%.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Senin (21/7/2025), Raymond menjelaskan bahwa tujuan dari pembelian saham ini adalah untuk investasi pribadi. Aksi korporasi ini dilakukan di tengah momentum harga saham TPIA yang sedang mengalami koreksi.
Analis pasar menilai, langkah Raymond ini bisa menjadi sinyal positif bagi investor. Pembelian saham oleh manajemen internal seringkali diinterpretasikan sebagai keyakinan terhadap prospek perusahaan di masa depan. Apalagi, TPIA menunjukkan kinerja yang cukup solid sepanjang tahun ini.
Tercatat, secara year to date (ytd), saham TPIA telah melonjak 25,67%. Meskipun sempat tertekan saat pasar modal mengalami gejolak pada bulan Maret, saham TPIA mampu bangkit dan menunjukkan tren pemulihan yang kuat. Pada sesi perdagangan Senin (21/7/2025) saham TPIA menguat 0,53% ke level 9.450.
Apakah aksi borong saham oleh direksi ini akan menjadi katalis positif bagi pergerakan saham TPIA selanjutnya? Para investor tentu akan mencermati perkembangan ini dengan seksama.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar