Rupiah Moncer! Dolar Anjlok ke Rp 16.230

Rupiah Moncer! Dolar Anjlok ke Rp 16.230

Haluannews Ekonomi – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat signifikan pada perdagangan Senin (11/8/2025). Mengutip data Refinitiv, mata uang Garuda memulai hari ini dengan apresiasi 0,28%, menembus level Rp 16.230/US$. Penguatan ini melanjutkan tren positif pekan lalu di mana rupiah menguat 1,21% hingga mencapai Rp 16.285/US$.

COLLABMEDIANET

Penguatan rupiah hari ini didorong oleh pelemahan indeks dolar AS (DXY) yang stagnan di level 98,17 pada pukul 09.00 WIB. DXY sendiri pada penutupan Jumat (9/8/2025) melemah 0,22% ke level 98,18, melanjutkan tren penurunan mingguan sebesar 0,97%. Pelemahan DXY umumnya menjadi katalis positif bagi rupiah, mengingat sensitivitas mata uang Garuda terhadap pergerakan indeks dolar.

Rupiah Moncer! Dolar Anjlok ke Rp 16.230
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dari sisi domestik, Barclays memprediksi Bank Indonesia (BI) berpotensi memangkas suku bunga acuan pada rapat Agustus mendatang sebesar 25 basis poin menjadi 5,00%. Potensi penurunan lebih lanjut sebesar 25-50 bps di kuartal III-2025 juga terbuka, asalkan rupiah tetap stabil. Meskipun proyeksi pertumbuhan ekonomi 2025 dinaikkan menjadi 5,0% (dari 4,9%) dan inflasi turun menjadi 1,8% (dari 1,5%), Barclays menilai lemahnya ekspansi kredit dan belanja pemerintah masih membutuhkan dukungan moneter. Inflasi yang rendah memberikan ruang bagi BI untuk melonggarkan kebijakan, namun pelemahan rupiah yang terlalu tajam bisa menghambat rencana tersebut.

Di kawasan Asia, mata uang-mata uang regional cenderung konsolidasi menjelang rilis data inflasi konsumen (CPI) AS periode Juli yang dijadwalkan Selasa (12/8/2025). CBA’s Global Economic & Markets Research memperingatkan, peningkatan tarif AS berpotensi menggerus margin keuntungan pelaku usaha jika harga jual tidak dinaikkan. Jika rilis core CPI Juli AS lebih tinggi dari ekspektasi, dolar AS berpotensi menguat kembali.

Haluannews.id Research

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar