Haluannews Ekonomi – Tan Sri Robert Kuok, konglomerat Malaysia yang genap berusia 102 tahun, masih memegang tampuk sebagai orang terkaya di Negeri Jiran dengan total kekayaan mencapai US$12,1 miliar atau setara dengan RM51 miliar.

Related Post
Pendiri Kuok Brothers Group ini, lahir pada 6 Oktober 1923 di Johor Bahru, telah membangun imperium bisnis yang merambah berbagai sektor. Mulai dari komoditas esensial seperti gula, tepung, dan minyak goreng, hingga industri perhotelan, properti, dan teknologi informasi (TI), jejak bisnisnya tersebar luas di seluruh dunia.

Beberapa perusahaan publik yang berada di bawah naungan Kuok antara lain Wilmar International (Singapura), PPB Group (Malaysia), dan Shangri-La Hotel and Resorts (Hong Kong). Forbes mencatat, kekayaan Kuok menempatkannya pada peringkat ke-195 sebagai orang terkaya di dunia.
Meskipun telah memasuki usia senja, ketajaman bisnis Kuok tidak pudar. Cucu Kuok, Kuok Meng Wei, mengungkapkan bahwa sang kakek tetap energik, kritis, dan mengikuti perkembangan tren bisnis terkini, termasuk industri pusat data (data center) yang sedang berkembang pesat.
Saat ini, Robert Kuok mendukung Meng Wei dalam memimpin K2 Strategic, perusahaan pengembangan data center yang tengah berekspansi pesat. Perusahaan ini menargetkan untuk menggandakan kapasitasnya menjadi 240 megawatt (MW) di Malaysia.
Keterlibatan Robert Kuok dalam inisiatif pusat data di usia 102 tahun tidak hanya mencerminkan kemampuannya beradaptasi dengan perubahan zaman, tetapi juga menegaskan bahwa ia akan terus memainkan peran penting dalam lanskap bisnis global. Hal ini membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus berkontribusi dan berinovasi.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar