Haluannews Ekonomi – Gejolak ekonomi global akibat perang dagang AS dan konflik geopolitik di Timur Tengah, Asia, serta Rusia-Ukraina, kian menekan pasar keuangan dunia. Direktur Panin Sekuritas, Prama Nugraha, dalam wawancara eksklusif dengan Haluannews.id, mengungkapkan bahwa ketidakpastian ini berdampak signifikan terhadap bisnis sekuritas, termasuk penjaminan emisi.

Related Post
Sentimen negatif perang dagang telah membuat indeks saham dunia melemah dan nilai tukar Rupiah tertekan. Para investor global pun mengambil sikap wait and see, menunggu kejelasan situasi sebelum mengambil langkah investasi lebih lanjut. Kondisi ini, menurut Prama, menciptakan tantangan nyata bagi industri sekuritas.

"Ketidakpastian global ini jelas mempengaruhi pergerakan pasar, membuat investor cenderung lebih berhati-hati," ujar Prama dalam program Squawk Box Haluannews.id, Jumat (23/5/2025). Ia menambahkan bahwa dampaknya terasa pada volume transaksi dan aktivitas penjaminan emisi yang cenderung melambat.
Prama menjelaskan lebih lanjut bahwa perusahaan sekuritas perlu memiliki strategi yang adaptif untuk menghadapi situasi ini. Diversifikasi portofolio, peningkatan kemampuan analisis risiko, dan pengelolaan likuiditas yang cermat menjadi sangat krusial. Perusahaan juga perlu memperkuat hubungan dengan klien untuk memberikan dukungan dan solusi investasi yang sesuai dengan kondisi pasar saat ini.
Lebih lanjut, Prama mengatakan bahwa peran regulator juga sangat penting dalam menjaga stabilitas pasar keuangan di tengah ketidakpastian global. Regulasi yang jelas dan transparan diperlukan untuk memberikan kepercayaan kepada investor dan menjaga integritas pasar.
Wawancara lengkap dengan Direktur Panin Sekuritas ini dapat disaksikan kembali di tayangan Squawk Box Haluannews.id.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar