Haluannews Ekonomi – Pasar saham Asia-Pasifik mengawali pekan ini dengan sentimen positif, meniru jejak Wall Street yang didorong oleh kinerja sektor teknologi. Kenaikan indeks Nikkei 225 Jepang hingga mencetak rekor tertinggi sepanjang masa menjadi sorotan utama. Hal ini menunjukkan optimisme investor yang semakin menguat, seiring dengan dampak positif sentimen dari Amerika Serikat yang merembet ke kawasan Asia.

Related Post
Haluannews.id melaporkan, indeks Nikkei 225 Jepang melesat 0,9%, mencapai level tertinggi sepanjang sejarahnya. Kenaikan ini merupakan hari kedua berturut-turut setelah pengumuman pengunduran diri Perdana Menteri Shigeru Ishiba pada Minggu lalu. Indeks Topix pun ikut terdongkrak 0,52%.

Hani Abuagla, analis pasar senior XTB Investing, menilai investor memprediksi pemimpin baru Partai Demokrat Liberal (LDP) akan menggelontorkan stimulus fiskal tambahan guna mendongkrak perekonomian. Data LSEG menunjukkan sektor teknologi menjadi penggerak utama penguatan di bursa Jepang. Saham Tokuyama Corp dan Advantest memimpin kenaikan, masing-masing naik 5,58% dan 5,36% pada pukul 09.36 waktu setempat. Perusahaan industri dan rekayasa Kanadevia juga mencatatkan lonjakan 5,28%. Sementara itu, yen Jepang menguat 0,1% terhadap dolar AS, berada di level 147,38.
Di bursa Asia lainnya, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,35% dan Kosdaq bertambah 0,19%. Berbeda dengan tren positif tersebut, bursa Australia S&P/ASX 200 justru mengalami penurunan 0,29%. Futures indeks Hang Seng Hong Kong terpantau di angka 25.643, sedikit di atas penutupan sebelumnya di 25.633,91, menunjukkan pasar masih menunggu arah baru setelah gejolak sesi sebelumnya.
Di Amerika Serikat, tiga indeks utama Wall Street ditutup menguat. Nasdaq Composite bahkan mencetak rekor baru dengan kenaikan 0,45% ke level 21.798,70 setelah menyentuh level tertinggi intraday sepanjang masa. S&P 500 naik 0,21% ke 6.495,15, sementara Dow Jones Industrial Average bertambah 114,09 poin (0,25%) ke 45.514,95. Penguatan ini didorong oleh saham Broadcom yang melonjak 3% dan Nvidia yang naik hampir 1% setelah koreksi dalam sebulan terakhir. Saham raksasa teknologi Amazon dan Microsoft juga turut mencatatkan penguatan. Investor di Wall Street kini menantikan rilis data ekonomi penting, termasuk dua laporan inflasi.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar