Haluannews Ekonomi – Liliana Saputri, putri sulung Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, kembali mencuri perhatian dunia bisnis Indonesia. Melalui PT Shankara Fortuna Nusantara (SFN), ia sukses mengakuisisi 15% saham PT Jagonya Ayam Indonesia (JAI) dari PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pemilik merek KFC, senilai Rp 54,44 miliar. Transaksi ini efektif terlaksana pada 30 Juni 2025, seperti terungkap dalam keterbukaan informasi Haluannews.id.

Related Post
SFN, perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar daging ayam dan olahannya, didirikan pada Desember 2024. Liliana memegang 45% saham SFN, bersama Putra Rizky Bustaman (45%) dan Bani Adityasuny Ismiarso (10%). Kepemilikan ini semakin mengukuhkan jejak Liliana di dunia usaha, mengingat ia juga tercatat sebagai pemegang saham dan komisaris di beberapa perusahaan afiliasi Jhonlin Group, kerajaan bisnis milik sang ayah.

Jejak Kekayaan Keluarga Haji Isam yang Menakjubkan
Haji Isam, dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia dengan portofolio bisnis yang luas, mulai dari pertambangan dan pelayaran hingga perkebunan kelapa sawit dan sektor pangan. Anak-anaknya aktif berperan dalam mengelola bisnis-bisnis tersebut, termasuk kepemilikan saham di sejumlah emiten.
Sebelumnya, kekayaan Liliana dan saudaranya, Jhony Saputra, sempat menjadi sorotan. Keduanya memiliki aset yang signifikan, terutama melalui kepemilikan saham di Pradiksi Gunatama (PGUN), emiten kelapa sawit. Namun, nilai kekayaan mereka mengalami penurunan drastis dalam tiga tahun terakhir, dari sekitar Rp 6,53 triliun menjadi Rp 2,24 triliun, akibat kinerja PGUN yang kurang menguntungkan dan divestasi saham. Meskipun demikian, PGUN masih mencatat kenaikan harga saham signifikan sejak IPO lima tahun lalu.
Liliana, yang menyelesaikan pendidikannya di Santa Monica College, Los Angeles, telah menunjukkan kemampuannya dalam memimpin dan mengelola bisnis sejak usia muda. Akuisisi Jagonya Ayam ini menjadi bukti terbaru dari kecerdasan dan strategi bisnisnya yang mumpuni. Langkah ini juga semakin memperkuat posisi keluarga Haji Isam di sektor pangan Indonesia.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar