Haluannews Ekonomi – Konglomerat petrokimia, Prajogo Pangestu, kembali mengalami penurunan kekayaan yang signifikan. Berdasarkan data Forbes Real Time Billionaire per Sabtu (24/1/2026), kekayaan pria berusia 81 tahun ini menyusut sebesar 3,72%.

Related Post
Secara nominal, harta Prajogo berkurang sebanyak US$1,2 miliar atau setara dengan Rp20,13 triliun. Meskipun demikian, dengan total kekayaan sebesar US$32,6 miliar (Rp 546,94 triliun), Prajogo Pangestu masih menduduki posisi puncak sebagai orang terkaya di Indonesia.

Penurunan kekayaan ini sejalan dengan koreksi yang terjadi pada seluruh saham perusahaan milik Prajogo pada perdagangan Jumat (23/1/2026). Data dari Stockbit menunjukkan bahwa PT Petrosea Tbk. (PTRO) mengalami penurunan paling tajam, yaitu sebesar 14,85%. Diikuti oleh PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang terkoreksi 5,82%.
Saham emiten lainnya seperti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) juga mengalami penurunan sebesar 4,41%, PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) turun 4,39%, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) turun 2,56%, dan PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) turun 2,11%. Sebelumnya, pada hari Kamis (22/1/2026), kekayaan Prajogo juga telah menyusut sebesar US$930,3 juta atau setara Rp15,71 triliun.
Menariknya, di tengah penurunan harga saham, Prajogo Pangestu justru menambah kepemilikan sahamnya di tiga emiten Grup Barito pada bulan Januari ini. Dana yang digelontorkan untuk aksi korporasi ini mencapai Rp 24,64 miliar.
Prajogo tercatat memborong 3.502.000 saham CUAN senilai Rp 6,55 miliar. Pembelian dilakukan secara bertahap pada 15 Januari 2026 dengan harga antara Rp1.850 – Rp1.900 per saham. Selain itu, ia juga membeli 3 juta saham BRPT dengan harga Rp 2.830 per saham pada tanggal yang sama, dengan tujuan investasi. Transaksi ini meningkatkan kepemilikan langsungnya menjadi 71,36% dan menghabiskan dana Rp 8,49 miliar.
Orang terkaya di Indonesia ini juga menambah kepemilikan sahamnya di BREN melalui tujuh kali transaksi pada 15 Januari, dengan harga antara Rp 9.525 hingga Rp 9.675 per saham. Total dana yang dikeluarkan untuk pembelian 1 juta lembar saham BREN ini mencapai Rp 9,60 triliun, sehingga kepemilikannya saat ini menjadi 140,78 juta lembar saham.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar