Prabowo Dorong Percepatan Pembangunan Ribuan Huntap, Ini Targetnya!

Prabowo Dorong Percepatan Pembangunan Ribuan Huntap, Ini Targetnya!

Haluannews Ekonomi – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan fokusnya pada percepatan pembangunan infrastruktur vital, bahkan di tengah suasana libur Natal. Hal ini terungkap dari percakapan teleponnya dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, yang kemudian dibagikan oleh Ara—sapaan akrab Maruarar Sirait—melalui akun Instagram resminya pada Jumat (26/12/2025).

COLLABMEDIANET

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat Natal kepada Ara dan keluarga, mendoakan keberkahan dan kemakmuran. Lebih dari sekadar ucapan personal, Prabowo juga mengapresiasi dedikasi serta kontribusi Ara selama menjabat sebagai menteri, seraya mengajak untuk menghadapi tahun mendatang dengan semangat baru. "Terima kasih atas pengabdianmu, bantuanmu kepada saya sebagai presiden. Mari kita hadapi tahun depan dengan semangat," ujar Prabowo.

Prabowo Dorong Percepatan Pembangunan Ribuan Huntap, Ini Targetnya!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Percakapan berlanjut dengan pertanyaan Prabowo mengenai rencana liburan Ara. Ara menjawab bahwa ia tetap berada di Jakarta, bahkan baru saja menyelesaikan rapat koordinasi penting. "Saya di Jakarta, bapak presiden. Kemarin juga rapat sama Mendagri (Tito Karnavian) dan Gubernur Sumut (Bobby Nasution), Wagub Aceh (Fadhlullah), Wagub Sumbar (Vasko Ruseimy), kita rencana akan juga ke Aceh," jelas Ara.

Ara kemudian melaporkan kemajuan signifikan dalam pembangunan hunian tetap (huntap) di beberapa wilayah Sumatra Utara. "Iya pak. Kita sudah mulai membangun huntap di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Sibolga," ungkap Ara, menegaskan komitmen untuk mempercepat realisasi proyek tersebut sesuai instruksi Presiden. "Sesuai arahan bapak harus lebih cepat, pak," tambahnya, yang disambut positif oleh Prabowo.

Sebelumnya, Ara memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Sumatra yang melibatkan sejumlah menteri dan kepala daerah. Rapat tersebut berfokus pada perencanaan pembangunan 2.600 unit hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Pembangunan ini, menurut Ara, merupakan manifestasi nyata kehadiran negara dalam memberikan solusi permanen bagi masyarakat terdampak, melalui semangat gotong royong bersama Yayasan Buddha Tzu Chi.

Melalui sinergi antara pemerintah dan berbagai pihak, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi, Ara menekankan pentingnya pemilihan lokasi huntap yang strategis. Lokasi harus aman dari risiko banjir dan longsor, ramah lingkungan, dekat dengan fasilitas umum, serta memiliki kepastian hukum. "Kami menegaskan agar lokasi hunian tetap dipersiapkan dengan baik: aman dari banjir dan longsor, tidak merusak lingkungan, dekat dengan fasilitas umum, serta jelas secara hukum," tegas Ara.

Ara juga menggarisbawahi bahwa pembangunan hunian tetap ini merupakan bagian integral dari strategi pemulihan wilayah pascabencana yang dilaksanakan secara terpadu oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta melibatkan dukungan lintas kementerian dan lembaga. Kecepatan dan kesiapan pemerintah daerah memegang peranan krusial dalam percepatan proyek ini. Ia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi serta seluruh jajaran pemerintah daerah dan kementerian/lembaga yang terlibat dalam upaya kolaboratif ini.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar