Haluannews Ekonomi – Kisah sukses Mochtar Riady, konglomerat Indonesia dengan kekayaan mencapai Rp 36 triliun versi Forbes 2024, ternyata berawal dari nasihat sederhana sang ayah. Kerajaan bisnis Lippo Group yang menggurita di sektor perbankan, kesehatan, retail, dan properti, dibangun di atas fondasi nilai-nilai yang ditanamkan sejak kecil.

Related Post
Mochtar Riady, yang kehilangan ibunya di usia 9 tahun, sangat dekat dengan ayahnya. Dalam otobiografinya, ia menceritakan bagaimana sang ayah mengambil peran ganda, menjadi sosok tegas sekaligus penyayang. Kedekatan ini menumbuhkan prinsip kuat dalam diri Mochtar, terutama tentang kerja keras dan kedermawanan.

Masa kecil Mochtar tak lepas dari lingkungan perjudian. Tergiur cara cepat kaya, ia pernah membeli kupon undian. Namun, ayahnya marah besar dan merobek kupon tersebut. Sang ayah menekankan bahwa kekayaan harus diraih melalui kerja keras, bukan dari perjudian. Nasihat ini membekas dan menjadi pedoman Mochtar dalam meniti karir sebagai bankir hingga akhirnya mendirikan bank sendiri.
Selain kerja keras, ayah Mochtar juga mengajarkan tentang pentingnya memberi. Ia tidak ingin anaknya terikat oleh pemberian orang lain. "Ayah mengajarkan bahwa memberi itu lebih beruntung daripada menerima," kenang Mochtar.
Dua nasihat inilah yang menjadi kunci kesuksesan Mochtar Riady. Ia berhasil menduduki posisi puncak di BCA dan mengembangkan Lippo Group menjadi konglomerasi besar. Mochtar tak pernah lupa berterima kasih kepada ayahnya yang telah membimbingnya menjadi orang sukses. "Kalau dikatakan sekarang ini saya sudah berhasil, itu semua berkat bimbingan dan jasa besar ayah tercinta," ungkapnya.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar