LQ45 Berubah! Dominasi Konglomerat Geser BUMN?

LQ45 Berubah! Dominasi Konglomerat Geser BUMN?

Haluannews Ekonomi – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti pergeseran signifikan dalam komposisi indeks LQ45. Dulu didominasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kini indeks tersebut semakin banyak diisi oleh saham-saham perusahaan konglomerasi swasta.

COLLABMEDIANET

Indeks LQ45, yang berisi 45 saham dengan likuiditas tertinggi di BEI, menjadi barometer penting bagi investor. Pemilihan saham didasarkan pada kapitalisasi pasar, frekuensi perdagangan, dan nilai transaksi.

LQ45 Berubah! Dominasi Konglomerat Geser BUMN?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Dalam lima tahun terakhir, kita melihat perubahan signifikan. Saham-saham BUMN dan perusahaan di bawah swasta perlahan digantikan oleh perusahaan konglomerasi," ujar Direktur Utama BEI, Iman Rachman, dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (3/12).

Meski demikian, Iman menekankan bahwa transaksi perdagangan saham saat ini lebih merata. Tidak hanya 80 saham teraktif dalam indeks IDX80 yang mendominasi, tetapi saham-saham di luar indeks tersebut juga menunjukkan peningkatan aktivitas yang signifikan.

"Peningkatan transaksi hari ini didorong oleh saham-saham yang lebih merata. Saham di luar 80 teraktif juga menunjukkan performa yang sangat signifikan," jelasnya.

Sepanjang tahun ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah mencetak rekor tertinggi (all time high) sebanyak 22 kali. Iman menilai hal ini mencerminkan persepsi positif investor terhadap perekonomian Indonesia, yang juga tercermin dari arus modal yang masuk ke pasar modal.

Iman menambahkan bahwa arus modal keluar (outflow) juga mengalami penurunan, dari sebelumnya mencapai Rp 50 triliun menjadi Rp 30 triliun. "Tiga bulan terakhir ini kita melihat capital inflow yang masuk," imbuhnya.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar